oleh

KBM Daring, Yayasan Budi Utomo Lubuklinggau Sediakan Wifi Gratis

LINGGAUPOS.CO.ID- Sudah hampir lebih kurang dari lima bulan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring dilakukan oleh pelajar SD, SMP dan SMA di Kota Lubuklinggau dan salah satu sekolah yang saat ini pelajarnya menjalankan KBM secara daring yakni Yayasan Budi Utomo Lubuklinggau.

Pimpinan Yayasan Budi Utomo Lubuklinggau, Elven Asmar kepada linggaupos.co.id mengatakan,” Saat situasi pademi covid19 seperti ini KBM di sekolah tetap berjalan seperti biasanya, mulai dari guru dan staf semuanya hadir disini,”katanya.

Elven menambahkan untuk pelajar kalau mereka terbentur dengan kuota atau dana, bisa datang langsung kesekolah, karena kita menyediakan fasilitas Wifi
gratis.

Ia menjelaskan untuk selama ini kendala yang terjadi pada saat KBM secara daring yaitu para pelajar ini terbentur dengan kuota. Karena kebanyakan orang tua pelajar tersebut sudah banyak yang mengadu, dikarenakan terkendala dengan kuota internet.

“Tetapi dengan adanya bantuan subsidi kuota internet dari Kemendikbud sebesar 35 GB ini dan Alhamdulillah, sangat membantu pelajar yang selama ini terkendala dengan kuota internet,”ungkapnya.

Setiap Sabtu catatan yang ada di pelajar tersebut diperiksa oleh guru mata pelajar masing-masing, oleh karena itu siswa diwajibkan hadir ke sekolah, dengan jadwal yang sudah ditentukan dari pihaknya dan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid19.

Selain itu, jika pelajar yang tidak mengikuti KBM daring atau melewatkan satu per-temuan saja, maka akan dikenakan sanksi dari pihak
sekolah dan kemudian bagi siswa yang tidak mengikuti KBM daring sampai dengan tiga kali pertemuan maka orang tuanya akan dipanggil kesekolah.

“Kita sama-sama berharap
semoga pademi covid19 ini cepat hilang
dan kegiatan di sekolah kembali normal seperti biasanya,”harapnya.(*)

Rekomendasi Berita