oleh

Kawasan Wisata Bukit Sulap Harus Dikembangkan

LINGGAU POS ONLINE – Ada beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti terkait masa depan pengelolaan ekowisata di kawasan Bukit Sulap Lubuklinggau. Diantaranya mengenai perpanjangan surat Perjanjian Kerja Sama (PKS), Rencana Program Pembangunan (RPP) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) sebagai syarat administrasi pengelolaan lahan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) oleh Dinas Pariwisata Kota Lubuklinggau dan juga PT Linggau Bisa.

Hal ini dibenarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani yang sebelumnya memimpin audiensi antara pengelola TNKS dengan Pemkot Lubuklinggau.

Rahman Sani menegaskan, perpanjangan PKS ini memang perlu dilakukan terkait kawasan Bukit Sulap tersebut Pemkot Lubuklinggau hanya diberi izin untuk mengelola lahan seluas 42 hektare (Ha), untuk ekowisata. PKS sendiri lanjut Sekda telah berakhir pada April lalu dan saat ini Pemkot Lubuklinggau sudah mengajukan kembali syarat-syarat dimaksud kepada pihak TNKS.

“Demi kelangsungan pengelolaan kawasan ekowisata di Bukit Sulap, tentu saja akan kita urus perpanjangan surat PKS dan syarat-syarat lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Untuk itu Rahman Sani menekankan jajarannya, khususnya PT Linggau Bisa yang kedepannya akan mengembangkan dan mengelola kawasan wisata ini.

“Ya kita berharap terus dikembangkan, untuk mendukung program pemerintah kedepannya ‘Ayo Ngelong ke Lubuklinggau 2020’,” tegas Rahman Sani.

Sementara menurut pihak TNKS yang diwakili Kasi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah V Provinsi Sumsel Hendrimon Syadri, Kasi Wilayah VI Provinsi Bengkulu, M Zainuddin dan Pengendali Ekosistem Hutan, Yudi Lesmana, pengelolaan Bukit Sulap yang masuk dalam wilayah TNKS sudah diberikan izin oleh Kementerian Kehutanan (Kemenhut) selama 55 tahun, namun dalam prosesnya sendiri ada beberapa syarat yang harus dipenuhi diantaranya PKS, RPP, dan RKT.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengelola Taman Nasional (TN) Wilayah III Provinsi Bengkulu Sumsel, Jaya Sumpena.

Menurutnya pihak TNKS sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan Pemkot Lubuklinggau dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan ekowisata di kawasan Bukit Sulap.

“Hanya saja dalam operasionalnya tetap harus melengkapi persyaratan administrasi. (rfm)

Rekomendasi Berita