oleh

Kata-kata Mutiara Ibnu Qayyim yang Inspiratif dan Menyejukkan Hati

LINGGAUPOS.CO.ID –  Ibnu Qayyim merupakan seorang cendekiawan muslim dan pakar fikih dari kalangan madzhab Hambali yang hidup pada abad ke-13. Pemiliki nama lengkap Muhammad bin Abi Bakar bin Ayub bin Sa’ad Zur’i ad-Dimasyqi ini, juga dikenal sebagai seorang penghafal Alquran, ahli tafsir, ahli nahwu, ahli ilmu kalam, ahli ushul fiqih, sekaligus seorang mujtahid.

Cendekiawan muslim kelahiran Damaskus, Suriah pada tahun 691 H/1292 M ini, memiliki wawasan pengetahuan keislaman yang begitu luas. Bahkan, beberapa muridnya seperti Ibnu Katsir, Al-Bidayah wan Nihayah, dan Thabaqat al-Hanabilah, berhasil menjadi ilmuwan Islam yang berpengaruh. Tak heran, jika Ibnu Qayyim menjadi salah satu tokoh muslim yang sangat dikagumi oleh banyak orang.

Sebagai ulama Islam yang berwawasan luas dalam pengetahuan keislaman, Ibnu Qayyim kerap memberikan kata-kata mutiara yang mampu menginspirasi bagi banyak orang. Berikut ini kata-kata mutiara Ibnu Qayyim yang merdeka.com lansir dari Dream.

Kata-kata Mutiara Ibnu Qayyim yang Memiliki Makna Mendalam

1. Dia yang senantiasa menjaga hatinya dekat dengan Tuhan akan menemukan kedamaian dan ketentraman. Sementara dia yang senantiasa memberikan hatinya kepada manusia akan menemukan kegelisahan dan ketakutan.

2. Bila seseorang menghabiskan waktunya untuk Allah, maka Allah akan mengurus semua kebutuhannya dan menghapuskan segala kekhawatirannya. Allah akan mengosongkan hatinya supaya hanya dipenuhi dengan kecintaan kepada-Nya.

3. Shalatnya orang-orang munafik itu shalat yang hanya sebatas raganya, bukan hatinya.

4. Wahai orang-orang yang menikmati kesenangan hidup yang pasti akan lenyap, jatuh cinta pada bayangan yang memudar hanyalah sebuah kebodohan semata.

5. Membuang-buang waktu lebih buruk daripada kematian. Karena kematian memisahkan kamu dari dunia ini, sedangkan membuang-buang waktu memisahkan kamu dari Allah.

6. Sepanjang kamu mengerjakan shalat, sejatinya kamu sedang mengetuk pintu Allah, dan siapa saja yang mengetuk pintu Allah, maka Allah akan membukakan pintu itu untuknya.

7. Tidak ada sesuatu yang paling disukai oleh setan, melainkan melihat seorang mukmin yang berhati murung.

8. Jangan rusak kebahagiaanmu dengan kekhawatiran, dan jangan rusak pikiranmu dengan pesimisme. Jangan rusak kesuksesanmu dengan kecurangan, dan jangan rusak optimisme orang lain dengan menghancurkannya. Jangan rusak harimu dengan melihat kembali hari kemarin.

9. Andai kamu mendengar suara pena malaikat yang tengah mencatatkan namamu dalam daftar orang-orang yang rajin berdzikir, niscaya kamu akan (memilih) mati dalam keadaan penuh kerinduan (kepada-Nya).

10. Ketika kamu tidak memiliki pengetahuan, seseorang bisa saja membawakan kotoran kepadamu dan kamu akan mempercayai itu bisa menjadi emas.

11. Waspadalah terhadap setiap jam dan bagaimana ia berlalu, dan hanya habiskanlah waktu itu dengan cara sebaik mungkin. Jangan mengabaikan dirimu sendiri, tetapi buatlah dirimu terbiasa dengan amalan yang paling mulia dan terbaik, dan kirimkan ke kuburanmu sesuatu yang kelak akan menyenangkan kamu ketika tiba di sana.

12. Perbuatan dosa itu memiliki banyak efek samping. Salah satunya adalah bahwa dosa-dosa itu mencuri ilmu pengetahuan dari dirimu.

13. Siapa yang ingin menyucikan hatinya, maka jadikan Allah sebagai tujuan yang diinginkannya.

14. Obat paling bermanfaat adalah kamu menyibukkan diri dengan berpikir tentang apa yang seharusnya menjadi perhatianmu, dan bukan kepada hal-hal yang seharusnya bukan urusanmu.

15. Dunia ini ibarat bayangan. Kejar dia dan engkau tak akan pernah bisa menangkapnya. Balikkan badanmu darinya dan dia tak punya pilihan lain kecuali mengikutimu.

16. Ikhlaslah dalam usaha menggapai tujuan, maka kamu akan mendapati bantuan Allah di sekelilingmu.

17. Siapa yang menyadari akan kebesaran Allah tidak akan pernah merasa nyaman dalam melakukan perbuatan maksiat.

18. Orang yang benar-benar jujur tidak akan peduli dengan statusnya di mata makhluk.

19. Lelaki sejati adalah ia yang takut pada matinya hati, bukan matinya raga.

20. Semakin kecil suatu dosa dalam pandanganmu, semakin besar dosa itu di sisi Allah. Dan semakin besar suatu dosa dalam pandanganmu, semakin kecil dosa itu di sisi Allah.

Kata-kata Mutiara Ibnu Qayyim yang Menyejukkan Hati

21. Tidak ada kegembiraan bagi seorang yang tidak menanggung kesedihan, tidak ada kenikmatan bagi seorang yang tidak memiliki kesabaran, tidak ada kesenangan bagi orang yang tidak mengalami penderitaan, dan tidak ada istirahat bagi orang yang tidak tahan kelelahan.

22. Sabar adalah ketika hati tidak meratap dan mulut tidak mengeluh. Ketika Allah memberi cobaan kepadamu, itu tidak dimaksudkan untuk menghancurkanmu. Saat Dia menghapus sesuatu yang menjadi milikmu, itu hanya mengosongkan tanganmu untuk menerima suatu pemberian yang lebih besar.

23. Betapa anehnya! Engkau kehilangan sedikit saja dan engkau menangis. Sementara seluruh hidupmu yang terbuang sia-sia dan kau malah tertawa.

24. Kebahagiaan itu dicapai dengan tiga hal: Bersabar ketika mendapat cobaan, Bersyukur ketika mendapat kenikmatan, Bertaubat ketika melakukan kesalahan.

25. Adakah kebahagiaan yang lebih besar dari kebahagiaan hati, dan adakah siksaan yang lebih pedih dari siksaan hati?

26. Hijrah kepada Allah itu mencakup: meninggalkan segala yang Dia benci, melakukan segala yang Dia cintai, dan menerima semua itu.

27. Tangisan taubat seorang pendosa lebih Allah cintai daripada tasbihnya seorang yang sombong.(*)
Sumber: merdeka.com

Rekomendasi Berita