oleh

Kasus Curanmor Mendominasi

LINGGAU POS ONLINE –  Polres Lubuklinggau sampai Juni 2019, telah mengungkap 175 kasus tindak pidana. Demikian diungkapkan Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kasat Reskrim, AKP Rivou Lapu, Kamis (25/7).

“Dari 175 kasus, yang sudah selesai sebanyak 130 kasus dan tersangkanya sudah berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas),” terang Kasat.

Selain itu, Rivou menambahkan dari total kasus semester pertama 2019, didominasi kasus Pencurian Sepeda Motor (Curamor) sebanyak 23 kasus. Kemudian kasus penganiayaan sebanyak 21 kasus.

Selanjutnya kasus Pencurian dan Kekerasan (Curas) sebanyak 23 kasus, terakhir kasus Pencurian dan Pemberatan (Curat) sebanyak 15 kasus dan satu kasus pembunuhan.

“Dari data yang didapat, untuk per semester satu di tahun ini, ada tiga kasus yang paling banyak ditangani oleh petugas polres Lubuklinggau, seperti kasus Curanmor, penganiayaan dan Curas,” Jelasnya

Terpisah, Humas Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau, Hendri Agustian SH mengatakan semester pertama 2019 PN Lubuklinggau telah menerima 443 perkara dewasa dan 35 perkara anak.

Sementara semester pertama 2018, jumlah perkara yang masuk sebanyak 487 perkara dewasa, sedangkan data anak sebanyak 41 perkara.

“Melihat dari hasil data yang di terima, dapat di bandingkan, adanya penurunan,” jelasnya.

Bahkan Hendri menambahkan, ada beberapa perkara yang masuk ke pengadilan, perkara dewasa diantaranya kasus narkoba 149 perkara, kasus pencurian dan penggelapan sebanyak 135 perkara, dan kasus pembunuhan sebanyak 14 perkara. Sedangkan untuk kasus anak dalam kasus narkoba sebanyak tiga perkara, pencurian dan penggelapan sebanyak 30 perkara, dan kasus pembunuhan sebanyak dua perkara.

“Untuk perincian, kasus perkara yang dilaksanakan terbagi dari tiga wilayah, Musi Rawas (Mura) Lubuklinggau, dan Musi Rawas Utara (Muratara). Dari ketiga wilayah tersebut masih didominasi masih di kriminalitas Curas, Curat, dan Curanmor, disusul dalam kasus perkara narkoba,” jelasnya.(yan)

Rekomendasi Berita