oleh

Kasat Linmas Tidak Perkenankan Anggota Rangkap Jabatan

LINGGAU POS ONLINE, DURIAN RAMPAK – Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Kota Lubuklinggau, Elbaroma mengatakan kalau pihaknya tidak memperkenankan para petugas Linmas, rangkap jabatan. Apalagi, sampai jadi penyelenggara Pemilu. Sebab, tugas Linmas adalah melakukan pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Petugas Linmas bertugas mengamankan TPS. Jadi, tidak bisa merangkap jabatan lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu. Sebab, itu dapat mengganggu tugas mereka dalam mengamankan TPS,” kata Elbaroma.

Jadi, kalau ditemukan ada petugas Linmas yang merangkap baik jadi Panitia Pemilihan kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) maupun Panitia Pengawas Lapangan (PPS). Diwajibkan untuk memilih apakah tetap ingin jadi petugas Linmas, atau jadi penyelenggara pemilu lainnya.

“Kita minta mereka (petugas Linmas, red) untuk memilih, apakah tetap bertahan jadi Linmas atau penyelenggara pemilu lainnya. Demi, suksesnya Pilkada serentak 2018,” jelasnya.

Maka dari itu, dirinya akan segera melakukan koordinasi dengan Kasat Linmas yang ada di kelurahan, yakni Lurah untuk mengecek anggotanya apakah ada yang terdaftar sebagai penyelenggara Pemilu.

Sementara itu, masyarakat Kelurahan Durian Rampak Kecamatan Lubuklinggau Utara I, inisial IS mengatakan kalau ada petugas Linmas di Kelurahan Durian Rampak yang terdaftar jadi petugas PPS, inisial NA.

“Kita hanya ingin tahu, apakah boleh petugas Linmas Pilkada jadi PPS,”kata IS. (11)

Komentar

Rekomendasi Berita