oleh

Karyawan Bank SumselBabel Kehilangan Tempat Tinggal

PERISTIWA kebakaran bedeng delapan pintu di Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menyisakan pilu. Tujuh keluarga penghuni bedeng kini berjuang untuk ikhlas, dan berusaha mencari tempat tinggal baru.

Salah satunya Amfizer. Warga Lubuklinggau yang kesehariannya jadi Security Bank SumselBabel Cabang Muratara itu membenarkan tempat tinggalnya terbakar Sabtu (22/6) dini hari. “Saat kejadian saya sedang terlelap tidur. Untung tetangga yang sudah terbangun duluan memecahkan kaca jendela untuk membangunkan saya, istri dan anak saya,” jelas Amfizer.

Diceritakannya, setelah terjaga dari tidur, ia dan istri segera terbangun dan bergegas menyelamatkan diri dari kobaran api yang merambat ke plafon kontrakan ukuran 9×4 meter itu. “Sewaktu terjaga istri saya meminta saya menyelamatkan ijazah yang berada di dalam tas, langsung saya ambil dan berlari keluar rumah. Saya juga sempat menyelamatkan sepeda motor,” jelasnya.

Sedangkan untuk perkakas rumah lainnya hangus terbakar dilalap si jago merah. Amfizer sudah delapan bulan menyewa di bedeng tersebut. Biaya sewanya Rp420 ribu per bulan. Pasca kejadian ini, ia menumpang di rumah rekannya yang juga karyawan Bank SumselBabel. “Saya belum tahu mau ke mana pasca kejadian ini. Sekarang saya nginap dulu di rumah teman, sampai dapat kosan baru. Dan ini mau tanya-tanya dulu mana baiknya, dengan keluarga di Lubuklinggau,” jelasnya.

Sebelum kejadian, sekira pukul 23.00 WIB Amfizer mengaku sempat cek ke pintu belakang rumah. Dan ia tak mendapati ada keganjilan.

Kesedihan juga tampak dari wajah gigih yang merupakan penghuni terlama di bedeng tersebut. Saat ini ia menumpang di bedang yang ditempati mertuanya. Bapak dua anak ini terlihat tegar. Bahkan, sekalipun baru kena musibah, ia sudah mulai bekerja membantu pembangunan salah satu rumah warga sekitar. “Kalau sedih ya sedih, tapi mau gimana lagi musibah terjadi tidak dapat dielakkan,” jelas suami Reni Afriani ini.

Diceritakannya, saat kejadian naas tersebut jadi ia sedang mau tertidur, namun belum begitu pulas karena seperti malam biasanya ia sering bergadang menjaga sekitaran bedeng. “Saya kan punya warung, jadi saya biasanya tidur lumayan malam, karena setiap jam 2 malam saya sering menghidupkan air supaya saat pagi air dalam keadaan berisi dan tidak kosong, jadi penghuni bedeng bangun air sudah ada,” jelas ayah dari Meysha dan Risyah itu.

Tetapi entah mengapa, lanjut pria yang sekerja sebagai wiraswasta ini, pada malam kejadian ia mengantuk sehingga pada pukul. 00.00 WIB merebahkan diri hingga tertidur. “Belum begitu pulas ada penghuni bedeng membangunkan mengatakan ada api di dalam rumah saudara Amfizer dan saya langsung keluar membawakan dua buah ember berharap dapat membantu memadamkan api,” katanya.

Dilanjutkannya, ketika di luar dia melihat rumah Amfizer dalam keadaan terkunci meski digedor tidak bangun, akhirnya dilakukan pemecahan kaca jendela barulah tetangganya itu terbangun. “Selang berapa menit ia bangun, dan telah keluar rumah, plafon kontrakan terjatuh ke bawah, untung Aan sudah bangun kalau terlambat beberapa menit, kita tidak tahu gimana nasibnya,” lanjutnya.

Namun tanpa ia duga, saat ia membantu memadamkan api dari depan, ternyata si jago merah melalap dari jalur belakang, sehingga kurang dari 20 menit sudah dua bedeng terbakar. “Kan kondisi bedeng ada plafon jadi api tidak tampak dari depan, ternyata api memakan plafon dengan begitu cepat, dengan hitungan menit sudah sampai di bedeng yang saya tempati paling ujung dari awal datang api terlihat,” lanjut pria keturunan Tionghoa ini.

Ia tak sempat menyelamatkan perabotan rumah. Sebab ia sibuk membantu tetangga. “Saya sibuk membantu tetangga lainnya, sudah tidak fokus lagi dengan bedeng tempat saya tinggal, setelah api padam saya baru liat ada perabotannya yang dikeluarkan warga lainnya,” lanjutnya.

Saat ini, sebagian penghuni bedeng ada yang kembali ke tempat asal. Ada yang istrinya baru melahirkan di Kota Lubuklinggau.(fji)

Korban Terkena Dampak Kebakaran:
1. Ampizer asal Lubuklinggau
Pekerjaan Security Bank SumselBabel Cabang Muratara
Istri Erinda
Anak: Arsil (1) , Sifah (6)

2. Andi asal Bengkulu
Pekerjaan ASN di KPU Muratara
Istri Ayu
Anak Al (3)

3. Firmansyah asal Nibung
Pekerjaan Karyawan Swasta
Istri Abdulah
Anak Pahri (3)

4. Hari Afrizal asal Rupit
Pekerjaan Wiraswasta
Istri Mayunita

5. Saudi asal Rupit
Pekerjaan Wiraswasta
Istri Pinu
Anak Nesa (4) dan satu masih bayi

6. Yofi asal Palembang
Pekerjaan ASN Dinsos Muratara
Istri Endah
Anak Aisyah (6), Hodijah, Abdullah

7. Gigih asal Rupit
Pekerjaan Wiraswasta
Istri Reni Afriani
Anak Meysha (6) dan Rsyah
====================

 

Rekomendasi Berita