oleh

Kapolri Pastikan Pergantian Kabareskrim Tanpa Friksi

JAKARTA– Pimpin langsung kegiatan Serah Terima jabatan (Sertijab) sejumlah perwira Polri diruang Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (24/1). Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan penekanan soal mutasi di institusi Polri.

Dalam kesempatan tersebut Tito pun menegaskan, dalam mutasi para perwira Polri khususnya, pergantian Kabareskrim dari Komjen Arief Sulistyanto yang baru menjabat lima bulan di posisinya itu dan kini diganti ke Irjen Pol Idham Azis tidak ada kaitannya dengan faksi dan friksi.

“Saya ingin menekankan pergantian pejabat, tidak ada kaitannya dengan faksi-faksi, friksi-friksi. Tidak. Polri tetap solid,” tegas Tito saat pidatonya di acara Sertijab, Kamis (24/1).

Menurut Tito, proses mutasi perwira yang dilakukan pihaknya melalui proses Sertijab ini adalah sesuatu yang biasa di tubuh Polri. Polri bukan dimiliki satu orang, apalagi oleh seorang Kapolri, dimiliki seorang Polri kita sudah memiliki sistem sudah baku, standar, kata Tito

Dengan demikian, Tito berpesan kepada pejabat yang baru serah terima jabatan, untuk dapat mengemban tugas secara amanah dan memberikan kontribusi bagi organisasi, bangsa, dan negara.
“Di tempat baru apapun tempatnya adalah jalan Tuhan, amanah Tuhan harus diemban sebaik-baiknya,” ucap Tito.

Lebih lanjut, kata Tito, perbedaan di internal institusinya memang tidak dapat dihindari, dan merupakan hal yang wajar. Namun diakui dia, perbedaan tersebut tidak menimbulkan dampak destruktif.
“Jadi, dalam organisasi itu pasti ada perbedaan. Tapi perbedaan tersebut tidak menimbulkan dampak destruktif. Semua perbedaan hal biasa, untuk memperkuat,” ujar Tito.

Terakhir, Tito pun meminta pihak diluar Polri untuk tidak mengembuskan isu-isu yang dapat mengganggu soliditas Polri. Dan menekankan, agar anggota POlri dapat mejaga soliditas yang selama ini terjaga.
“Sekali lagi saya menegaskan, Polri solid, tolong pihak eksternal Polri mendukung. Jangan membuat analisa sendiri. Polri solid. Soliditas itu selain dibentuk secara internal, tapi juga dibentuk secara eksternal,” tandasnya.

Dan sebagai informasi, dalam agenda kegiatan sertijab yang langsung di pimpin oleh Kapolri Jendral Tito Karnavian tidak hanya untuk jabatan Kabareskrim. diantaranya, Komjen Unggung Cahyono, menjabat Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) dan posisinya, diganti Komjen Arief Sulistyanto.

Lalu, jabatan Asrena Kapolri yang ditingkalkan Irjen Gatot Eddy yang diangkat menjadi Kapolda Metro jaya resmi dijabat Irjen Agung Sabar Santoso, yang semula menjabat Wairwasum Polri.

Adapun posisi Wairwasum diisi Irjen Umar Septono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan. Tongkat komando Kapolda Sulawesi Selatan kini dipegang Irjen Hamidin.

Sementara itu, Asisten Kapolri bidang Operasi yang baru adalah Irjen Rudi Sufahriadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Korps Brimob Polri. Rudi menyerahkan tongkat komando kepada Irjen Ilham Salahudin.

Kemudian Brigjen Coki Manurung menanggalkan jabatan Kapolda Bengkulu untuk menggantikan Ilham sebagai Widyaiswara Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan Kapolda Bengkulu diduduki oleh Brigjen Supratman saat ini.

Selanjutnya rotasi juga terjadi di jabatan Kapolda Maluku Utara. Brigjen Naufal Yahya menyerahkan jabatan itu pada Brigjen Suroto, yang semula menjabat Karo Psikologi SSDM Polri.

Terakhir, jabatan Kapolda Sulawesi Tengah diserahkan Brigjen Ermi Widyatno kepada Brigjen Lukman Wahyu Hariyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Kalimantan Timur. Ermi saat ini menjabat sebagai Karo Binopsnal Baharkam Polri. (MHF/Fin)

Rekomendasi Berita