oleh

Kapolres Empat Lawang Terharu, Nenek Rusmawati Minta Diobati Matanya Agar Bisa Mengajari Mengaji

LINGGAUPOS.CO.ID – Kapolres Empat Lawang AKBP Wahyu  bersama Wakapolres Kompol Indarmawan, Kapolsek Ulu Musi dan jajaran melihat langsung kondisi Rusmawati (61) warga Desa Padang Tepung, Kecamatan Ulu Musi, yang sakit katarak.

“Kegiatan soaial ini merupakan inisiasi langsung dari Bapak Kapolda Sumsel, maka kami langsung datang ke kediaman Nenek Rusmawati ini,” kata Kapolres Empat Lawang di rumah Nenek Rusmawati, Sabtu (6/3/2021).

Setelah melihat langsung kondisi dari Rusmawati, terutama matanya terkena katarak. Pihaknya  memastikan secepatnya akan memboyong Rusmawati ke RS Bhayangkara Palembang untuk mendapatkan pengobatan.

“Secepatnya Nenek Rusmawati ini, kami bawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk diporasi matanya, sehingga kondisi pengelihatan matanya bisa kembali normal. Sesuai isntruksi Kapolda, kami sudah berkoordinasi langsung ke Kabidokes Bhyangkara dan bisa dipastikan bisa dioprasi. Tetapi akan dilakukan screening kesehatannya dulu,”ucap Wahyu

Setelah melihat kondisi rumah tinggal Rusmawati bersama dua orang anaknya, pihaknya juga akan melakukan bedah rumah, agar rumah Rusmawati lebih layak huni.

Dalam kesempatan itu terlihat Kapolres bersama Waka Polres dan jajaran memberikan  bantuan sembako berupa beras, telor, minyak sayur, gula dan mie instan. Serta uang yang bisa digunakan untuk keperluan Rusmawati dan dua anaknya, yang  mengalami keterbelakangan mental.

“Ini kita juga berikan sembako serta ada sedikit bantuan uang untuk Nenek Rusmawati dan Dua anaknyan, semoga bisa dimanfaatkan untuk keperluan mereka,” tutur pria jebolan Akademi Polisi angkatan 99.

Lebih jauh pria kelahiran Bandung ini menjelaskan, setelah sempat berbicara langsung dengan Nenek Rusmawati yang kondisi penglihatannya tinggal beberapa persen lagi.

Ada satu hal yang bikin hatinya terhenyuh. Masih berkeinginan dan bertekat besar mengajar mengaji Alquran untuk anak-anak sekitar lingkungan dan juga para orang tua. Sebab sebelum matanya nyaris tidak bisa melihat beliau itu mengajar ngaji.

“Hati saya sempat terhenyuh ketika mendengar langsung dari beliau yang berniat untuk bisa kembali mengajar ngaji. Sebab dalam kondisi rabun keinginannya sangat besar untuk bisa mengajar ngaji, hebat dan mulia memang cita-cita nenek Rusma ini,”tutur Wahyu.

Wahyu menambahkan serta berharap dalam waktu dekat kondisi mata nenek Rusmawati bisa dioprasi dan mampu melihat lagi, serta program renovasi rumahnya pun juga selesai. (*)

Rekomendasi Berita