oleh

Kantor Cabang Travel Umrah Wajib Lapor

LUBUKLINGGAU – Kepala Kantor Kemenag Kota Lubuklinggau, H Azhari didampingi Kabid Haji dan Umrah, H Hasbi Saydina mengimbau manajemen kantor cabang travel haji dan umrah untuk melapor ke Kemenag Kota Lubuklinggau.

Menurut Hasbi Saidina, syarat yang harus dilengkapi travel umrah yaitu Surat Keputusan (SK) penunjukan cabang di Lubuklinggau. Lalu melampirkan SK dari Kemenag RI beroperasinya travel, jika masa berlaku sudah habis maka ditunda izin beroperasi di Lubuklinggau.

Hingga saat ini baru 10 travel haji dan umrah di Kota Lubuklinggau yang sudah terdaftar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Lubuklinggau. 10 travel tersebut kantor cabang dan sudah melengkapi beberapa syarat administrasi yang wajib dipenuhi.

“Kalau SK dari kementerian habis maka wajib diperpanjang terlebih dahulu,” kata Hasbi, Sabtu (13/7).

Ditambahkan Hasbi, saat ini untuk membuat paspor umrah jemaah wajib melampirkan rekomendasi dari Kemenag Kota Lubuklinggau. Dan hanya 10 travel haji dan umrah di Kota Lubuklinggau yang rutin mengajukan rekomendasi.

Diakui Hasbi Saydina, Kantor Kemenag Kota Lubuklinggau tidak ada program jemput bola, itu artinya kesadaran pelaku atau pengelola travel yang melapor ke Kemenag Kota Lubuklinggau.

“Sebelum menentukan travel, sebaiknya jemaah untuk mencari informasi di Kemang Kota Lubuklinggau, hal ini bertujuan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti penipuan dan lainnya,” pesan Hasbi Saidina.

Jika jemaah tidak selektif, dan travel umrah tersebut tidak terdaftar maka Kemenag Kota Lubuklinggau tidak bisa mengambil tindakan.

“Jika sudah terdaftar tapi ‘nakal’ kami bisa rekomendasikan pencabutan izin,” tegas Hasbi Saidina. (nia)

Rekomendasi Berita