oleh

Kanitres Polsek Mesuji Makmur Tewas Ditembak Perampok

-Kriminal-2.927 dibaca

LINGGAU POS ONLINE -Kepala Unit Reserse (Kanitres) Polsek Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Bripka Afrizal SH (34) tewas ditembak perampok.

Insiden terjadi saat pengejaran komplotan perampok Minggu (2/6/) dinihari di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten OKI.

Korban tewas ditembak perampok yang diduga berjumlah enam orang, menjelang waktu sahur. Korban tewas dengan luka tembak satu lubang di bagian dadanya.

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan, mulanya pukul 02.30 WIB komplotan perampok hendak beraksi di rumah Kodri (60), warga dusun V Desa Beringin Jaya Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten OKI.

Namun pemilik rumah tahu rumahnya bakal jadi sasaran kejahatan malam itu. Pemilik rumah melakukan perlawanan dengan berteriak minta tolong.
Alhasil teriakan yang memecah kesunyian dini hari itu membuat para perampok mengurungkan niatnya dan melarikan diri.

Kades setempat langsung menghubungi Kanitres Polsek Mesuji Makmur untuk menginformasikan hal tersebut.

Kebetulan Kanitres beserta anggotanya sedang patroli di sekitaran tempat lokasi kejadian (TKP). Langsung saja mereka (petugas Polsek) melakukan pengejaran terhadap komplotan perampok tersebut.

Kemudian setiba di jembatan Jalan Poros Desa Beringin Jaya Mesuji Makmur, Afrizal (Kanitres) melepaskan tembakan peringatan satu kali agar perampok mau menyerah.

Rupanya tembakan peringatan itu tidak membuat para perampok itu gentar. Mereka justru melawan dengan melakukan penembakan ke arah korban berkali-kali.

Diantara beberapa tembakan itu, satu peluru melesat dan mendarat di dada korban. Korban pun langsung jatuh ke tanah dengan tubuh berlumuran darah segar yang keluar dari dadanya yang terluka.

Tak lama kemudian tembakan berhenti. Rupanya para perampok sudah kabur di kegelapan malam.

Setelah dirasa kondisi aman maka rekan korban Afrizal mencari korban. Ketika ditemukan korban sudah sekarat dengan darah masih mengucur deras di dadanya.

Rekan korban dibantu warga sekitar lalu membawa korban ke puskesmas pembantu di desa setempat. Namun karena luka peluru tersebut diduga menembus jantung dan banyaknya darah yang keluar membuat nyawa korban tidak tertolong.

Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syahputra SH SIK MM, kasus ini sekarang ditangani pihak Reskrim Pokres OKI. Petugas kepolisian terus menyelidiki para pelaku dan mengejarnya. (kabar rakyat)

Rekomendasi Berita