oleh

Kane Absen 11 Laga, Hotspur Krisis Pemain Depan

LONDON – Pemain Tottenham Hotspur Harry Kane adalah salah satu penyerang tersubur Liga Premier Inggris. Kapten Timnas Inggris itu tercatat sudah mengemas 14 gol dan 4 assist, hanya kalah 3 assist dari pemuncak top skorer liga, Mohamed Salah yang juga telah mencetak 14 gol.

Saat ini, Kane dilaporkan sedang cedera cukup parah. Kalau sudah begini, apa yang akan terjadi pada klub berjuluk The Lilywhites itu. Tottenham adalah salah satu dari tiga besar klub Inggris, kini tertinggal 5 poin dari Manchester City yang manteng di posisi kedua klasemen sementara.

Dan menurut eks pemain Tottenham Hotspur, kini pengamat sepak bola, Chris Waddle, apa yang terjadi pada Harry Kane merupakan musibah tidak hanya bagi Kane sendiri, namun juga pada klub yang masih menyisakan separuh musim ke depan untuk mengakhiri kampanye Liga Premier musim 2018/2019 ini.

“(Cedera pergelangan kaki itu) akan sangat berpengaruh terhadap (performa) Tottenham,” kata eks winger Hotpusr itu dalam wawancaranya dengan Radio 5 Live.

Pemain 25 tahun peraih Sepatu Emas Piala Dunia Rusia 2018 lalu itu, seperti diketahui, mengalami cedera pada kakinya usai mendapat tekel keras, saat laga Tottenham Hotspur vs Manchester United di Stadion Wemble, beberapa waktu lalu.

Dan menurut kabar terbaru seperti dilansir BBC, Rabu (16/1), pemain yang menjadi incaran raksasa Spanyol Real Madrid itu, kini harus diistirahatkan setidaknya hingga awal bulan Maret mendatang, dan menghabiskan satu setengah bulan penuh, tanpa harus menginjakkan kakinya di lapangan hijau.

Dan itu artinya, pemain yang pernah dipinjamkan Spurs ke Leicester City itu, harus melewatkan setidaknya 11 laga, termasuk laga di Liga Champions melawan Borrusia Dortmund, laga leg kedua Piala EFL melawan Chelsea dan laga penting lainnya melawan The Gunners, Arsenal.

Cederanya Kane juga berbarengan dengan absennya striker asal Korea Selatan Son Heung-min, yang harus menjawab panggilan Timnas Korsel untuk berlaga di Piala Asia, membuat manajer Mauciricio Pochettino bingung bukan kepalang.

Dan berdasarkan statistik yang ada, kombinasi Harry Kane dan Son Heung-min adalah penyumbang setengah gol, dari jumlah keseluruhan 46 gol yang sudah tecipta untuk klub yang bermarkas di ibukota Inggris tersebut.

Lalu bagaimana nasib Spurs tanpa kedua penyerangnya di depan kini? Pochettino sendiri diperkirakan bakal mengandalkan Fernando Llorente di depan. Penyerang Spanyol itu telah menyumbang 4 gol dalam 14 laga yang sudah dimainkannya.

Selain Llorente, ada striker muda 24 tahun asal Belanda, Vincent Janssen. Dalam 38 laganya di Liga Premier, penyerang muda tersebut hanya mampu mencatatkan 6 gol atas namanya dari 38 penampilan. Pemain ini sempat menjadi pinjaman ke salah satu klub besar di Turki.

Selain dua nama itu, masih ada Giuseppe Rossi yang kini berstatus free agent, usai meninggalkan Genoa di musim panas lalu. Rossi punya banyak pengalaman dengan tim-tim besar, Seperti Villareal dan Fiorentina,

Kini tinggal bagaimana Pochettino meracik timnya, memadukan penyerang baris kedua yang selama ini tidak pernah menjadi andalannya, dengan sisa barisan pemain yang selama ini menjadi pilihan utamanya.(ruf/fin/wsa)

Rekomendasi Berita