oleh

Kampanye Pilkada Harus Patuhi Protokol Kesehatan

LINGGAUPOS.CO.ID – Kegiatan kampanye paslon peserta Pilkada Serentak 2020, dapat dihentikan atau dibubarkan jika ditemukan pelanggaran aturan. Demikian ditegaskan Ketua Bawaslu Musi Rawas, Oktureni Sandhra Kirana.

Reni menegaskan, pelanggaran aturan dimaksud diantaranya berkaitan dengan penyelenggan Pilkada di tengah pandemi Covid. Seperti jumlah peserta kampanye hingga menimbulkan kerumunan massa.

Sebelumnya juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk upaya penghentian kampanye, tentu pihaknya terlebih dulu akan memberikan teguran lisan.

“Kami mengawal pelaksanaan kampanye para paslon agar tidak melanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Seperti menggunakan masker, tersedianya fasilitas pencuci tangan disekitar lokasi kampanye dan tidak melanggar batasan jumlah peserta kampanye yang telah diatur,” jelas Reni.

Sejumlah fokus pengawasan kampanye lainnya lanjut Reni, memastikan tidak ada unsur SARA, kampanye hitam, pelibatan anak dibawah umur dan wanita dalam kondisi mengandung serta memastikan lokasi kampanye tidak melanggar aturan yang ada.

Reni menjelaskan, batasan peserta kampanye di Pilkada Serentak 2020 ini telah diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 dan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) Nomor 4 Tahun 2020. Kedua aturan tersebut, kata Reni, menjadi landasan pihaknya untuk melakukan pengawasan di tahapan kampanye ini.

“Selain beberapa fokus pengawasan tadi, kami juga akan mengawasi netralitas ASN dan aparat pemerintah setempat di lokasi kampanye. Kemudian juga memastikan lokasi ataupun fasilitas kampanye lainnya, bukan merupakan fasilitas milik negara,” beber Reni.

Terpisah, Komisioner KPU Mura Divisi SDM dan Parmas, Syarifudin menjelaskan, tahapan kampanye Pilkada Mura 2020, sudah dimulai sejak 26 September hingga 5 Desember 2020. Dalam tahapan kampanye, bakal diselingi debat kandidat pada 3 Oktober mendatang.

Lanjut Syarif, pihaknya telah menetapkan jadwal dan lokasi kampanye rapat tertutup dan tempat pemasangan alat peraga Pilkada. Sesuai dengan SK KPU Musi Rawas No.120/HK.03.1-Kpt/1605/KPU-Kab/IX/2020, ada dua zona kampanye. Yakni zona A meliputi Kecamatan Selangit, Sumber Harta, STL Ulu Terawas, Purwodadi, Tugumulyo, Megang Sakti dan Muara Beliti. Sedangkan zona B, meliputi Kecamatan Tuah Negeri, Muara Kelingi, Muara Lakitan, Sukakarya, Jayaloka dan BTS Ulu.

“Paslon secara bergantian melaksanakan kampanye di masing-masing zona, lokasinya disesuaikan sehingga tidak ada peserta yang merasa dirugikan. Kami juga menegaskan penerapan protokol kesehatan. Jumlah massa yang ikut dibatasi serta harus menggunakan masker, jaga jarak dan lain-lain,” tegasnya.

Syarifudin mengaku, KPU Mura juga telah melaksanakan rapat koordinasi terkait pelaksanakan kampanye. Menurutnya, tahapan kampanye di Pilkada Serentak 2020 ini, telah tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020, mulai 26 September 2020 sampai 5 Desember 2020 atau selama 71 hari. (*)

Rekomendasi Berita