oleh

Kami Tidak Mesum

LINGGAUPOS.CO.ID –  Salah seorang pemuda inisial R, merasa dirugikan terkait informasi petugas Pol PP Musi Rawas Utara (Muratara)  membubarkan lima orang pemuda dan seorang gadis belia, yang diduga berbuat senonoh.

Kejadiannya di rest area gerbang tugu batas Muratara dengan Musi Rawas, Desa Rantau Jaya Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Muratara, Senin (12/4/2021).

R menjelaskan, saat itu ia bersama tiga teman laki-lakinya dan seorang teman perempuan, memang ada di sana. “Jadi kami berlima, bukan berenam seperti dalam berita,” jelasnya Rabu (14/4/2021).

Ia menambahkan, saat itu sekitar pukul 14.00 WIB, bukannya pukul 12.30 WIB seperti di dalam berita. “Yang ada di tugu ramai bukan kami saja yang nongkrong,” ia menjelaskan.

Dalam kondisi ramai itu, maka mungkin dijelaskannya mereka berbuat senonoh terhadap teman perempuannya. “Kami tidak mesum,” tegasnya.

Diakuinya akibat pemberitaan tersebut ia merasa dirugikan, pasalnya sebelum itu ia bersama rekan-rekannya foto selfie di sana. “Sehingga kami menjadi viral,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jelang Ramadan 1442 Hijriyah, segerombol remaja asal Desa Bukit Langkap, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, tertangkap mesum di tepi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).

Kejadian itu berlangsung Senin (12/4/2021) sekitar pukul 12.30 WIB, persisnya di rest area gerbang perbatasan Kabupaten Muratara-Musi Rawas (Mura).

Informasi dihimpun, awalnya sejumlah anggota Pol PP Kabupaten Muratara, mendatangi wilayah perbatasan dengan tujuan melakukan pengecekan dan monitoring kendaraan dinas yang keluar masuk lewat perbatasan.

Saat tiba di lokasi, mereka mendapati ada tiga kendaraan roda dua yang diparkir, dan seorang remaja perempuan di kerubungi lima pemuda secara bergantian melakukan perbuatan senonoh.

Kelima remaja itu mencumbui seorang perempuan di bawah umur. Lima pria dewasa itu, selain mencumbui secara bergantian juga mengrayangi tubuh dan bagian sensitif korban.

Kasat Pol PP Muratara Firdaus melalui Kasi Penindakan Berry mengatakan, saat didekati kelima remaja yang tengah asik melakukan perbuatan mesum itu, langsung melarikan diri. Dan hanya meninggalkan remaja perempuan yang mereka gerayangi.

“Perempuannya ditinggal begitu saja, sedangkan 5 pria rekannya langsung kabur melarikan diri. Kami tanyai korban, inisial L (14) warga Desa Bukit langkap. Dia mengaku sedang menunggu teman dan lima orang tadi semua rekannya satu desa,” jelas Berry.

Anggota Pol PP Muratara tidak menangkap L dan hanya memberikan nasihat agar segera pulang ke rumah dan tidak lagi mengulangi perbuatan tersebut. “Takutnya nanti jadi korban perbuatan pelecehan seksual. Anak itu masih di bawah umur sudah begitu,” tegasnya.(*)

Rekomendasi Berita