oleh

Kami Daftar Dan Tidak Berharap Menginjakan Kaki Ke Rumah Sakit

LUBUKLINGGAU, JAMKESNEWS -Wajah yang tak henti menahan senyum bahagia dari Novi Hariani yang sehari-hari bekerja mengurus rumah tangga dengan seorang suami dan dua orang anak, bagaimana tidak keinginan yang selama ini ingin menjadi peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan  akhirnya terwujudkan.

Dengan jarak 14.7 KM menuju Kantor BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau dari rumah yang berdomisili di Sumber Agung Kecamatan Lubuklinggau Utara I serta keterbatasan transportasi dan dikarenakan suami bekerja sebagai Sopir yang berangkat pagi dan pulang malam menyebabkan yang bersangkutan selalu menunda untuk mendaftarkan diri menjadi peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan.

Bertepatan pada hari Rabu (18/7)BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau membuka stand boothpendaftaran serta melakukan kunjungan langsung kerumah warga untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi dan melakukan pendaftaran di wilayah Kelurahan Sumber Agung.

“kami sangat senang sewaktu dapat informasi dari pak Lurah kalau bisa daftar jadi peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan karena ada petugasnya yang datang kesini, saya langsung membawa syarat yang disampaikan pak Lurah dan langsung mengajak kakak saya untuk mendaftar juga” kata Novi

“saya tau program ini sudah dari lama, dari dulu mau daftar tapi jauh dan anak anak tidak ada yang jaga, program yang saling tolong yang sehat bantu yang sakit, seperti sedekah dan saya mau daftar untuk membantu dengan harapan saya dan keluarga sehat dan kami tidak mau menggunakan kartu ini kalau bisa menginjak Rumah Sakit aja jangan, biarlah kami bayar iuran aja” tambah Novi.

Perluasan kanal pendaftaran program JKN-KIS BPJS Kesehatan dalam mengunjungi rumah masyarakat langsung akan terus dilaksanakan karena terbukti efektif, dengan harapan BPJS Kesehatan lebih dekat dengan Masyarakat sehingga informasi yang diberikan tepat sasaran dan dimengerti, dengan tujuan memudahkan dan  membatu masyarakat yang memiliki kemauan untuk mendaftarkan diri menjadi peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan tetapi selalu tertunda dikarena kondisi dan situasi tertentu, sehingga Cakupan Semesta Universal Health Coverage minimal 95% dikota Lubuklinggau tercapai pada tahun 2019. (rls)

Rekomendasi Berita