oleh

Kalimat UP di Facebook, Apakah Efektif Menghilangkan Spam

LINGGAUPOS.CO.ID – Ramai jadi perbincangan di media sosial Facebook, mengenai kalimat UP. Kalimat ini diminta untuk ditulis di kolom komentar.

Biasanya diawali dengan kalimat:

”INFO

Bantu up teman2

(Tolong bantu up, karena saya sdh d tag di postingan tidak senonoh oleh akun2 yg tidak dikenal)

Disamping video porno dan gambar, ada hack baru di Facebook. Akan kelihatan komentar datang dari anda, termasuk perkataan kotor, beserta kata-kata yang menyakitkan.

Anda tidak bisa melihatnya tetapi rekan-rekan anda melihatnya. Keadaan ini dapat membuat banyak orang salah paham. Saya ingin mengatakan kepada semua kenalan saya, bahwa jika sesuatu yang memalukan muncul itu adalah BUKAN datang dari saya.

Saya akan berterimakasih jika anda memberitahukannya kepada saya.

Harap segera memberitahukan kepada pemilik akun…langsung telpon ye gaeees…jgn cuma skedar WA…tau kan suaro aseli sy..

Terima Kasih.

# silahkan di copy paste bukan di share

Saya tidak pernah membuat FB selain yang sudah ada. Mohon Hati-hati”

Padahal kata UP di FB ini biasanya digunakan untuk ‘Jual beli online’. Kegunaannya iyalah jika postinganmu sudah lama tak terlihat lagi, hanya dengan komentar UP saja postinganmu akan muncul kembali.

Keuntungan lainnya jika jualanmu mendapat persaingan Update status hingga sulit untuk pembeli menemukan jualan onlinemu, dengan tulisan UP dikolom komentar akan membuat postinganmu termuat kembali ke beranda group dan kemungkinan jualanmu menjadi laku.

UP juga digunakan dalam istilah untuk menyimbolkan maaf, tidak membeli atau menolak. Contohnya jika anda sudah melakukan penawaran namun karena harganya tidak pas dengan mengetik UP pasti pengguna sudah memahami.

Namun kali ini berbeda, mungkin dari kalian yang belum tau pasti bertanya – tanya dengan risau, fungsinya apa dibuat UP? Terus mengapa dikomentari UP pula?

Mendengar dari salah satu pengguna status UP, Ia meyakini bahwa saat ini akun Facebooknya lagi di ‘SPAM’ oleh orang – orang tertentu.

Maka dari itu setiap kali pengguna memuat status, sedikit sekali yang suka (Like) atau memberi komentar.

Nah dengan membuat status ‘Tolong UP 10X

Biar FB Saya Kembali Normal’ dan dikomentari seperti suruhan akan membuat akunnya kembali normal.

Namun belum diketahui benar, tidaknya dan dari sumber mana yang mengatakan bahwa Facebook anda lagi di ‘SPAM’.

Cara Menangani Spam di Facebook

Sementara itu dikutip dari laman pusat bantuan Facebook, dijelaskan yang termasuk spam antara lain menghubungi orang dengan konten atau permintaan yang tidak diinginkan. Termasuk pengiriman pesan massal, memposting tautan atau gambar di linimasa seseorang secara berlebihan, serta mengirim permintaan pertemanan kepada orang yang tidak Anda kenal secara pribadi.

Terkadang spam disebarkan melalui klik tautan jahat atau penginstalan perangkat lunak berbahaya. Di kesempatan lain, penipu mendapatkan akses akun Facebook orang-orang, yang lantas digunakan untuk mengirim spam.

Jika Anda mengklik sesuatu yang ternyata adalah spam atau akun Anda membuat postingan, acara, grup, atau Halaman yang tidak diinginkan, coba langkah berikut:

Amankan akun Anda

  • Jika Anda tidak bisa login ke akun, kami sarankan untuk mengubah kata sandi Anda. Jika Anda tidak bisa login ke akun, Anda bisa mengamankannya.
  • Jika seseorang berulang kali memposting sesuatu yang Anda anggap sebagai spam, pertimbangkan untuk menghapus pertemanan, memblokir, atau melaporkan orang tersebut.

Tinjau aktivitas akun dan hapus spam

  • Periksa riwayat login Anda untuk mengetahui adanya login yang mencurigakan.
  • Jalankan tinjauan pada postingan atau suka terbaru Anda.
  • Periksa Log Aktivitas Anda dan hapus tindakan yang tidak diinginkan.
  • Periksa aplikasi dan game yang terinstal dan hapus yang tidak Anda percaya.
  • Hapus foto, postingan, Halaman, grup, atau acara yang tidak Anda buat.

Laporkan spam ke Facebook

  • Jika Anda menemukan spam di Facebook, laporkan . Dengan melakukannya, Anda berperan penting dalam membantu kami melindungi orang lain dari penipuan.

Pelajari selengkapnya

  • Anda mungkin saja mengklik tautan berbahaya, mengunduh file jahat, atau login ke Halaman Facebook palsu dan seseorang memperoleh akses akun Anda. Pelajari selengkapnya tentang cara mengamankan akun Anda.(*)

Rekomendasi Berita