oleh

Kalau Tau Seperti Ini Manfaat BPJS Kesehatan, Dari Dulu Saya Ikut!

LUBUKLINGGAU – “Kalau tahu seperti ini pelayanan peserta JKN-KIS BPJS Kesehatan, dari awal aku daftar” ujar Dedi.

Dengan bermodal ilmu menjahit yang didapati ketika bekerja di salah satu penjahit di Palembang tahun 1998, Dedi Irwanto memberanikan diri untuk mengadu nasib ke Kota Lubuklinggau pada tahun 2003 dengan membuka tempat jait sendiri, tekun, hidup apa adanya dan kerja keras serta dukungan keluarga yang membuatnya bertahan hingga saat ini.

Keterbatasan penghasilan sebagai penjahit tak membuat senyumnya padam serta meredupkan kobaran semangatnya ketika menceritakan pengalamanya menggunakan kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan pada saat istrinya yang memiliki tekanan darah yang tinggi ketika akan melahirkan dan mengharuskan segera di lakukan operasi cesar.

“saya daftar dulu disuruh sama temen, dulu aku gak mau sama sekali daftar BPJS Kesehatan karena banyak cerita yang kurang baik kalau berobat sebagai peserta JKN-KIS dan penghasilan kan belum pasti, cukup untuk kebutuhan rumah saja, alhamdullilah. Sewaktu hamil istri saya tiba-tiba memiliki tekanan darah yang tinggi membuat badanya bengkak seluruh tubuh, dan mengharuskan operasi, untung saya sudah daftar BPJS Kesehatan kelas 3 karena sewaktu saya tanya kisaran biayanya adalah 18 juta” ujar dedi.

Selama mendapatkan pelayanan di Rumah Sakit AR bunda, mulai dari pendaftaran, pelayanan di Ruang Instalasi Gawat Darurat, masa observasi, Operasi sampai dengan 3 hari perawatan yang bersangkutan sangat merasa puas karena mulai dari pelayanan perawat, dokter sampai dengan pemberian obat dan perawatan setelah operasi yang bersangkutan mendapatkan pelayanan yang baik serta tidak dikenakan biaya sedikitpun.

“dokternya baik dan ramah, di arahkan nya saya untuk mulai pendaftaran sampai dengan pulang kami dilayani dengan baik, semua kabar buruk yang saya dengar terbantahkan. Selama dirawat di kelas 3 tidak dibeda-bedakan, obat terpenuhi, fasilitas baik, perawat dan dokter ramah, dan tidak terbukti kalo pasien JKN-KIS itu dirawat 3 hari harus pulang, kami pulang karena permintaan sendiri karena saya rasa istri saya sudah pulih” tutup dedi.(*)

Rekomendasi Berita