oleh

Kakek yang ‘Goyang’ Anak Tirinya Tidak Mengaku

LINGGAUPOS.CO.ID – Tersangka Usup (55) warga Desa Mandi Aur Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas, yang ditangkap karena diduga mencabuli anak tirinya, ternyata tidak mengakui perbuatannya.

Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy melalui Kapolsek Muara Kelingi Iptu Hendrawan menjelaskan, dalam pemeriksaan Usup tidak mengakui perbuatannya. Namun setelah dilakukan pemeriksaan petugas menetapkan Usup sebagai tersangka.

“Ketika dilakukan interogasi di Mapolsek Muara Kelingi, penyidik mendapatkan petunjuk persesuaian antara keterangan saksi dengan keterangan pelaku. Selanjutnya pelaku ditingkatkan statusnya menjadi tersangka,” jelas Kapolsek, Senin (3/8/2020).

Seperti diketahui, Sabtu (1/8/2020) sekitar pukul 20.00 WIB, petugas Polsek Muara Kelingi menangkap kakek bernama Usup (55).

Kakek ini ditangkap, Karena diduga mencabuli anak tirinya, yang mengalami keterbelakangan mental, sebut saja Kuntum (16).

Parahnya, perbuatan cabul itu dilakukan tersangka Usup di dalam kamar rumahnya, Sabtu (1/8/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.

Awalnya tersangka dan korban hanya berdua di dalam rumah. Tiba-tiba tersangka masuk ke dalam kamar korban. Setelah di dalam kamar, ia memanggil korban agar masuk ke dalam kamar.

Sementara istri tersangka Usup, MR (ibu kandung korban, red), mengetahui ada hal yang janggal. Sehingga mengintip dari luar rumah, melalui lubang yang sudah disiapkan.

“Ketika ibu kandung korban mengintip, terlihat tersangka sedang menindih korban. Celana tersangka diturunkan sebatas lutut, dan terlihat sedang bergoyang-goyang,” kata Kapolsek.

Usai melakukan aksinya tersangka mengambil handuk dan pergi ke dalam kamar mandi. Sementara MR kemudian langsung melaporkan kasus itu ke Kepala Dusun (Kadus) Andes.

“MR bersama Kadus melapor ke Polsek. Setelah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, malam harinya tersangka kami tangkap tanpa perlawanan,” jelas Kapolsek.(*)

Rekomendasi Berita