oleh

Kaget, Pulang Kerja Istri Marah-marah

LINGGAUPOS.CO.ID – “Saya kaget, saat pulang kerja istri marah-marah. Bukannya disambut dengan senyuman atau minuman. Usut punya usut ternyata hasil nonton sinetron perselingkuhan,” kata Herfriadi M.Si, Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Selatan.

Hal ini diungkapkan Herfriadi dalam Kegiatan Literasi Media di Hotel Cozy Lubuklinggau dengan tema “Masyarakat Sumsel Cerdas Bermedia, Kami Selektif dalam Memilih Media”, Kamis (10/6/2021).

Cerita diawal tersebut, dijelaskan Herfriadi adalah salah satu hal yang melatarbelakangi perlunya literasi media. “Yakni kemampuan untuk memahami, menganalisis dan mendekonstruksikan pencitraan media,” jelasnya dalam acara yang diselenggarakan bersama SMSI Silampari ini.

Apalagi masyarakat modern dijelaskan Herfriadi tergantung dengan media untuk mengambil keputusan, kemudian pikiran manusia secara otomatis memproses informasi dari lingkungan salah satunya dari media.

Karena itu, ia pun menyarankan agar masyarakat cerdas bermedia, dengan beberapa langkah. Pertama dengan menonton tayangan religi.

“Kedua dengan diet menonton televisi, yakni memilih tayangan untuk keluarga yang sehat saja. Hindari kekerasan, buat kegiatan keluarga setelah menonton tv,” jelasnya.

Ketiga dengan evaluasi kebiasaan nonton tv, buat jurnal, batasi maksimal 2 jam, diskusikan konten yang mengandung kekerasan, hedonisme, dan nilai lain yang tidak relevan.

“Harapannya dengan literasi media ini, agar masyarakat bisa memilah informasi mana yang baik untuk dikonsumsi,” jelasnya.

Sementara Ketua SMSI Silampari Agus Hubya Handoyo berharap dengan adanya kegiatan ini, bisa memberikan pencerahan bagaimana bermedia dengan baik.

Kegiatan ini pun berjalan dengan dinamis karena adanya beberapa penanya, baik dari akademisi, tokoh agama dan jurnalis. (*)

Rekomendasi Berita