oleh

Kades Terbukti Narkoba Akan di Pecat

MUSI RAWAS – Para Kepala Desa (Kades) yang terbukti mengonsumsi narkoba sekaligus bandar akan dilakukan pemecatan. Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Rejang Lebong, Mefta Jhoni belum lama ini.

Hanya saja langkah yang diambil tetap mengacu pada aturan. Salah satunya surat resmi penetapan jika ada tersangka dengan kasus narkoba dan hasil pemeriksaan oleh penyidik.

“Kalau memang terbukti ada Kades memakai narkoba atau sebagai bandar, jelas akan dilakukan pemecatan dari jabatannya sebagai Kades,” kata Mifta Jhoni.

Menurutnya, peraturan itu sebagai komitmen pihaknya dalam memerangi narkoba. Sedangkan di Kabupaten Mura yang terjerat kasus hukum selama 2018, ada satu Kades berinisial LN (34) Desa Kembang Tanjung Kecamatan BTS Ulu.

“Jika Kades terbukti narkoba, tidak ada ampunnya lagi akan diberikan sanksi pemecatan. Karena sebelum menjadi Kades sudah diberikan surat pernyataan,” ucapnya.

Untuk itu dirinya meminta kepada seluruh masyarakat di “Bumi Lan Serasaran Sekantenan” ini, untuk melakukan pengawasan kepada para Kades. Sehingga mereka tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mura, Hendra Amoer mengatakan Sebagaimana diatur dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, bahwa masyarakat juga harus ikut berperan aktif dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Untuk itulah agar peredaran dan penyalahgunaan narkoba dapat dipersempit, maka seluruh komponen masyarakat harus bersatu padu dalam memerangi peredaran gelap narkoba. Termasuk dengan meningkatkan kepedulian bersama terhadap lingkungan sekitar.

“Perang kepada narkoba harus selalu kita gemakan, dan kita akan bergerak bersama-sama dengan seluruh komponen masyarakat. Jangan  takut untuk melaporkan, jika mengetahui peredaran narkoba,” imbau Hendra Amoer. (dlt)

Rekomendasi Berita