oleh

Kades Menghilang, Dana Desa Mengendap

LINGGAU POS ONLINE, LAHAT – Desa Kota Raya Darat, Kecamatan Pajar Bulan, satu satunya desa di Bumi Seganti Setungguan yang tidak mendapatkan alokasi Dana Desa (DD) tahun 2017.

Usut punya usut, ternyata Kepala Desa (Kades) yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Kota Pagaralam itu, menghilang alias minggat. Ini setelah DD tahun 2016, ditemukan penyimpangan.

Karenanya pula Alokasi Dana Desa (ADD) Rp 1 miliar tahun 2017, masih ngendap di kas daerah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lahat, Fauzan Khoiri mengatakan, sejak adanya temuan dugaan penyimpangan DD tahun lalu itu, sang Kades tidak diketahui keberadaanya. Sehingga DD tahap 1 dan 2 tahun ini, masih berada di kas daerah. “Prosesnya sekarang sudah di kepolisian. Tapi statusnya belum tersangka, ini yang jadi persoalan, kami belum bisa menonaktifkan, untuk menunjuk pelaksana tugas,” jelasnya.

Menurut Fauzan, setelah adanya temuan dugaan penyimpangan, Inspektorat langsung turun ke lapangan. Namun, tidak ada penyelesaian dari Kades, sehingga proses selanjutnya diserahkan kepada kepolisian.

“Hanya satu desa ini yang bermasalah. Sedangkan Lubuk Atung, Kecamatan Pseksu, Sungai Laruh, Kecamatan Kikim Tengah, dan Mutar Alam Lama, sudah melaksanakan tahap satu. Tiga desa itu hanya mengalami keterlambatan administrasi saja,” jelasnya.

Sekda Lahat, H Haryanto SE MM MBA cukup menyayangkan apa yang dialami Desa Kota Raya Darat. Sebab, tidak dilaksanakannya DD akan merugikan masyarakat desa itu.

“Jelas masyarakat tidak dapat melaksanakan pembangunan. Untuk tahun depan, DD untuk Kabupaten Lahat juga dikurangi Rp 1 miliar, karena sudah ada menunggu di kas daerah,” sesal Haryanto. (02)

Komentar

Rekomendasi Berita