oleh

Kades Jangan Semena-Mena Kelola Dana Desa

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan bersama Kapolres Musi Rawas, AKBP Pambudi melakukan penandatanganan MoU (Nota Kesepahaman) pencegahan, pengawasan dan penanganan dana desa digedung Admijaya Polres Musi Rawas, Jumat (25/11).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk untuk mengawasi anggaran Dana Desa (DD) yang digelontorkan oleh pemerintah pusat bertujuan untuk mensejahterakan desa.

Dalam kegiatan MoU tersebut juga menjadi moment bagi pemerintah Kabupaten Musi Rawas untuk menyerahkan bantuan satu unit mobil operasional ke Polres Musi Rawas.

Irwasda Polda Sumsel sekaligus Ketua Satgas Saber Pungli Sumsel Kombes Ahmad Nurda Alamsyah menyampaikan kepada kepala desa (kades) agar tidak bangga dengan besarnya dana desa. Karen dengan mengelola DD tersebut maka bisa menjadi calon tersangka jika tidak paham dan mengerti dalam pengelolaan DD.

“Uang itu adalah uang negara, sehingga perlu dipertanggung jawabkan, ini uang masyarakat jangan beranggapan bahwa uang itu dari pemereintah sehingga bisa semena-mena dengan pengalokasiannya. Kedepan secara kontinu akan diberikan wawasan tentang pengawasan dan sudah dipikirkan sampai ke perintah pusat. Jadi uang sekecil apapun harus jelas penggunaannya,”kata Kombes Ahmad Nurda Alamsyah, Jumat (25/11).

Karena, menurut Ahmad kalau bicara masalah keuangan desa, uang desa ini bukan uang kades tapi uangnya program kegiatan, sehingga perlu ada laporan pertangung jawaban. Sehingga kepada Kades agar diperhatikan, kalau bisa tidak ada laporan saber pungli. Karena untuk sumsel sudah banyak laporan, dan dari laporan itu akan ditindak lanjuti.

Sementara itu, Bupati Mura H Hendra Gunawan mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi atas langkah sigap yang diambil oleh Polres Mura menindak lanjuti MoU dengan pusat. Dengan kegiatan ini akan memberikan secara teknis kepada kades sebagai bekal dalam pengelolaan dana desa 2018, yang sama-sama diharapkan bisa melaksanakannya dengan aturan.

“Kita dapat duduk bersama dan menyanyikan lagu Mars Mura sebagai penambah semangat, dan dengan bersama-sama tidak ada tugas yang berat. Dengan hadirnya 186 kades ini, menandakan bahwa niat dan semangat kita yangg dibutuhkan dalam pembangunan Mura yang diharapkan bisa memperbaiki. Betapa pentingnya dan startegis untuk kegiatan ini dilaksanakan dalam penanganan dana desa,” jelas Hendra.

Bahkan, lanjut orang nomor satu di Musi Rawas ini, untuk tahun depan dirinya menginginkan tidak terjadi keterlambatan dalam penyaluran dana ini. Karena tidak ada pemerintah yang akan menghambat dan mempersulit untuk pembangunan desa.

Hendra juga menegaskan bahwa, jika ada oknum polisi maupun jajaran pemkab Mura yang menghambat, dapat dilaporkan ke pihak yang berwajib. (12)

Komentar

Rekomendasi Berita