oleh

Kades Ditikam Cucu

LINGGAU POS ONLINE, SELANGIT- Nasib naas dialami Mis (45) Kepala Desa (Kades) Prabumenang, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas (Mura). Mengapa? Senin (13/8), Mis yang sudah jadi kakek ini ditusuk cucu sendiri, hingga harus dirawat di RS Sobirin Lubuklinggau.

Seorang cucu yang diduga nekat melakukan penusukan itu, DE (18) warga Desa Prabumenang. Dan hingga berita ini diturunkan, DE yang masih tercatat sebagai siswa kelas XII SMAN Selangit masih melarikan diri.

Informasi dihimpun wartawan Linggau Pos, menyebutkan kejadian berdarah itu berawal dari pelaksanaan pembangunan drainase (siring) di Desa Prabumenang, yang dibiayai Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018.

Pada hari kejadian, para tukang akan melakukan penggalian tanah di depan rumah Halli (40), orang tua dari DE.

Namun Halli, melarang para pekerja untuk menggali tanah di depan rumahnya untuk pembangunan siring oleh Pemerintahan Desa Prabumenang.

Lalu sang Kades datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemui Halli. Merasa Halli adalah keponakannya, maka Kades Mis berusaha memberikan pengertian, supaya Halli mengizinkan pekerja untuk melaksanakan kegiatannya, namun Halli tetap melarang.

Mungkin merasa tidak dihargai dan dihormati, Kades Mis menjadi marah terhadap Halli.

Sehingga terjadilah pertengkaran antara Kades Mis dengan keponakannya itu. Saat itu DE sedang berada di dalam rumah. Ketika keduanya sedang adu mulut, DE keluar dari rumah lalu mendekati korban, dan langsung menusuk korban dengan Senjata Tajam (Sajam) jenis pisau, yang sudah disiapkan.

Tusukan DE itu tepat mengarah ke perut sebelah kanan. Mendapat serangan mendadak tadi, Kades Mis tidak dapat mengelak, sehingga ia terjatuh dan bersimbah darah. Sementara DE setelah melakukan penusukan, segera melarikan diri.

Warga melihat kejadian itu langsung berdatangan ke TKP dan memberi pertolongan. Selanjutnya korban dievakuasi ke RS Sobirin Lubuklinggau untuk mendapat pertolongan secara medis.

Salah seorang saksi mata Ely (30), warga Desa Prabumenang, mengatakan awalnya Kades Mis dengan orang tua DE (Halli) cekcok terkait pembangunan siring di depan rumahnya. Saat keduanya adu mulut, tiba-tiba muncul DE dari dalam rumah sambil membawa pisau dan menikam Kades Mis.

“Saya tidak tahu secara pasti penyebabnya, melihat kondisi itu saya bersama warga langsung membawa korban ke RS Sobirin,” kata Ely kepada koran ini, kemarin.

Ditambah Ely, setelah kejadian penusukan itu keluarga Halli tidak ada lagi di Desa Prabumenang.

“Sejak kejadian, Halli bersama keluarganya tidak ada lagi di desa. Rumah Halli sudah kosong dan terkunci,” kata Ely.

Sementara itu Kapolres Kabupaten Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Terawas, Iptu Haerudin menjelaskan, sampai pukul 23.04 WIB, polisi masih melakukan lidik.

“Usai kejadian, anggota langsung menyebar. Kendala kami, keluarga DE ini tertutup. Meski begitu, kami sampaikan ke keluarga, tolong serahkan saja ke Polsek Terawas. Apalagi yang bersangkutan ini masih bawah umur,” jelas Iptu Haerudin. (04/02)

Rekomendasi Berita