oleh

Julita Berusaha Jadi Perawat Profesional

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Julita (36) menjadi ibu yang turut bekerja demi membantu suami dalam memenuhi kebutuhan Rumah Tangga (RT). Namun tentunya itu tidak membuat ia lupa akan kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu dua orang anak ini.

Tahun 1999 Ia kuliah di Akper Fitrah Aldar Lubuklinggau, STIKES Bhakti Husada Bengkulu. Dan tahun 2003 Julita wisuda. Dengan ilmu itulah, ia bisa bekerja sampai kini.

Istri dari Darmansyah Yusuf ini, bekerja di RS Sobirin sebagai Perawat di ruang ICU, ia bekerja pakai system shif. Yaitu dalam satu hari ada tiga shif dalam, setiap shif ada delapan jam, dari Senin-Minggu.

“Waktu libur, waktunya untuk keluarga tidak mesti harus jalan-jalan, di rumah nonton TV bersama sudah quality time bagi saya,” kata ibu dari M Dzaki Mualantsa dan Syahrin Rahmadini ini.

Putri bungsu dari tujuh bersaudara pasangan Ruhan dan Marie ini memang sudah mandiri sejak kuliah. Hal ini juga ia tanamkan dalam mendidik kedua putra-putrinya. Terbukti dua anaknya ini memahami kesibukan dirinya dalam bekerja.

“Tidak pernah protes, kalau jam kerja. Untuk menyiasatinya dengan memanfaatkan waktu libur untuk bersama mereka,” ungkap wanita tinggi ini.

Adapun pengalaman berharga yang Julita rasakan selama menjadi seorang perawat yaitu setia mendampingi pasien.

“Menjadi pendamping pasien yang setia melayani dengan kasih sayang itulah yang selalu menguatkan saya. Ya, saya harus melakukan sebagai mana tugas ku saat ini, seorang perawat harus kuat, seorang perawat lansia harus profesional, itu yang jadia prinsip saya selama ini,” tuturnya

Harapan untuk Hari Kesehatan Nasional (HKN) ini, semoga para pasien cepat sembuh dari penyakit yang dideritanya, kesehatan lebih diutamakan bagi masyarakat,”tutupnya (CW01)

Komentar

Rekomendasi Berita