oleh

Judi Menghancurkan Keluargaku

Pegawai kantor Pengadilan Agama (PA) Kota Lubuklinggau akan kembali fasilitasi perkara sidang perceraian. Salah seorang wanita berasal dari satu kecamatan di Kabupaten Musi Rawas (Mura) akan mengikuti sidang perceraian, Kamis (7/12).

Wanita itu kita sebut saja, Nirmala (30). Berikut penuturannya disampaikan dengan gaya aku.

Saat ini aku sengaja datang ke PA Lubuklinggau. Aku ingin bercerai dengan suamiku, Boy (35). Aku sengaja ingin bercerai dengan suamiku lantaran sudah tidak tahan lagi dengan kebiasaan buruknya seorang penjudi kartu. Akibat dia sering menjadi penjudi perlengkapan rumah tangga habis terjual akibat bermain judi.

Selain itu, sering terjadi pertengkaran mulai dari beribut mulut hingga mendapatkan perlakukan kasar seperti menampar hingga memukul aku. Apabila keinginannya tidak dituruti, seperti menjual barang ataupun meminta uang kepadaku.

Hampir setiap hari, suamiku itu sering mabuk. Akibat minuman keras. Lebih parahnya lagi untuk membeli minuman keras meminta uang dari ku, apabila tidak diberikan uang tidak jarang ia marah dan mengamuk serta memukuli aku.

Sebenarnya keadaan yang aku alami ini hampir setengah tahun ini aku alami. Namun selama ini aku mencoba untuk bersabar menghadapi sikapnya. Tapi lama-kelamaan batas kesabaranku seakan-akan habis tidak tahan lagi dengan tingkah lakunya semakin menjadi-jadi.

Siapa yang tahan mempunyai suami yang gila judi belum lagi sering jual barang di rumah apabila saat kalah judi. Aku yang jadi sasaran bertengkar hingga dipukulnya.

Oleh sebab itu, aku tekadku sudah bulat ingin bercerai darinya dibandingkan aku tersiksa dan makan hati menghadapinya.

Jadi besar harapan saya apabila gugatanku dengan suamiku bisa dikabulkan. Setidaknya aku bisa menjalani hidup tanpa tekanan darinya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita