oleh

Juara Fertival Danau Rayo Pertanyakan Hadiah

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Festival Danau Rayo Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Agustus lalu, menyisakan persoalan. Tidak sespektakuler yang digaung-gaungkan.
Pasalnya, hingga hampir satu bulan hadiah uang pembinaan bagi juara lomba. Khususnya lomba bidar belum diterima oleh para juara.

Sabagaimana yang disampaikan oleh perwakilan juara I dan juara II Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir, yang juga anggota DPRD Muratara, Hermansyah Samsiar.

“Para peserta juara bidar di Festival Danau Rayo baik juara I maupun juara II, mengeluhkan dan selalu mempertanyakan akan hak mereka selaku juara,” kata Hermansyah Samsiar, Senin (24/9).

Seharusnya juara I mendapatkan uang pembinaan Rp20 juta, juara III mendapatkan Rp7,5 juta.

“Buktinya sampai dengan saat ini tidak juga diberikan,” kata Hermansyah Samsiar, Senin (24/9).

Dirinya menambahkan, pihak panitia juga tidak ada kejelasan kapan akan memberikan hadiah tersebut. Mengingat sudah hampir dua bulan.

”Rasa pegal abis mendayung, sudah hilang. Tapi hadiah belum jugo dikasih,” sebutnya.

Hermansyah Samsiar mengingatkan agar para panitia bertanggung jawab, jangan sampai permasalahan ini menjadi besar. Mengingat para peserta juga ikut lomba membayar bukan gratis.

“Makanya kita pinta panitia bertanggungjawablah, kan peserta lomba juga bayar Rp1,5 juta per tim bukan hanya ikut-ikutan,” tegas Hermansyah.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Rusli membenarkan lomba bidar belum diberikan karena dananya sudah terpakai.

“Bahkan bukan bidar saja yang belum dikasih. Lomba lainnya seperti tari, robana belum juga diberikan,” kata dia.

Saat ini, dirinya sedang berusaha mencari bantuan baik kepada pemerintah daerah maupun pihak legislatif. Saat disinggung dana pendaftaran lomba bidar mengingat total keseluruhan sebanyak 64 tim peserta dengan biaya Rp1,5 juta per tim.

Rusli juga menjelaskan, kalau uang pendaftaran tersebut dipergunakan untuk biaya operasional dan makan selama kegiatan.(asd)

Rekomendasi Berita