oleh

Jual Motor COD, Malah Dilarikan Calon Pembeli

LINGGAUPOS.CO.ID – Naas dialami Kevin (18), warga Jalan Nangka, Kelurahan Ponorogo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau.

Ia harus kehilangan sepeda motor Yamaha Jupiter MX, warna putih hitam B 86666 PWM.

Motor yang semula rencananya ingin dijual Rp5 juta, malah dilarikan calon pembeli, saat janjian cash on delivery (COD) alias bayar ditempat, di Taman Kurma depan Masjid Agung As-Salam Lubuklinggau, Senin (7/6/2021), sekitar pukul 19.30 WIB.

Kevin menuturkan, dia memang ingin menjual motornya karena ingin membeli motor lain.

Kemudian oleh temannya,  Firmansyah (19) warga Jalan Kenanga II, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, motor tersebut diposting di lapak jual beli di media sosial Facebook.

“Saya dapat kabar, kalau motor yang dipos sudah ada yang mau lihat, COD di taman kurma Masjid Agung As-Salam. Kemudian saya sama Firman ke lokasi membawa motor tersebut,” kata Kevin, Rabu (9/6).

Sementara Firmansyah mengaku, motor diposting di facebook, malam itu juga (Senin, 7/6/2021), tepatnya setelah magrib. Setelah beberapa menit sudah banyak menawarkan melalui chating. Salah satunya akun facebook dengan nama Dirga Pangestu.

“Dia lansung ngajak COD setelah isa, dengan tawaran paling tinggi dibanding penawaran lain. Kami jual dengan harga Rp5 juta, dia nawar Rp4,7juta,” jelasnya.

Setelah sepakat COD, Firmansyah menghubungi Kevin, untuk ikut ke lokasi COD. “Pas kami di lokasi, datanglah seseorang, kami kenalan, dia mengaku namanya Dirga. Dia datang sendiri, muncul dari taman masjid agung,” katanya.

Menurut Firmansyah, setelah melihat-lihat, pelaku ingin mencoba (test drive) motor tersebut. Saat itulah pelaku melarikan motor milik Kevin.

“Jadi dia ngetes motor, melaju arah pasar, pas di simpang dia belok ke arah Telkom. Sempat saya kejar, tapi dia melaju kencang dan meghilang,” cerita Firman, didampingi Kevin.

Menurut Firman, ciri-ciri pelaku, pria tinggi sekitar 170 cm, dan putih. “Usianya sekitar 20 tahun. Mungkin juga seumuran kami,” jelasnya sambil menjelaskan, sudah melaporkan kasus ini ke Polres Lubuklinggau.(*)

Rekomendasi Berita