oleh

JPKP Laporkan Dugaan Korupsi SDN Bina Karya

LINGGAU POS ONLINE, KARANG DAPO – Proses rehab gedung SDN Bina Karya, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara yang belum rampung, kini terbengkalai. Oleh karena itu, Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Muratara melaporkan masalah ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau.

Ketika dikonfirmasi Linggau Pos, Rabu (18/4), Ketua JPKP Kabupaten Muratara, Zaida Abdi menilai adanya dugaan korupsi pada proyek pembangunan rehab gedung SDN Bina Karya.

“Lalu diperkuat laporan akhir yang disampaikan telah direkayasa 100 % selesai, padahal masih mangkrak sehingga gedung tersebut terbengkalai,” jelas Zaida Abdi.

Menurut Abdi pengerjaan rehab bangunan sekolahan tersebut dari 2017 hingga sekarang tidak selesai. Bahkan amat disayangkan Dinas Pekerjaan Umum tidak mengakui pekerjaan tersebut.

“Nah bukannya mengakui kesalahan dan memperbaikinya, bahkan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tidak mengakui adanya pekerjaan tersebut. Jadi terkesan menantang aparat penegak hukum,” jelasnya.

Abdi mengaku dari pertama rehab gedung sekolah itu sampai sekarang terus ia monitor. Jadi menindaklanjuti laporan Kepala SDN Bina Karya Nomor 422/017/Sdn/BK/KD/2018 tanggal 14 Februari 2018 dan sesuai instruksi presiden tentang minitoring pembangunan yang harus sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis.

“Dasar laporan Perpres No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa dan perubahannya Perpres No. 54 Tahun 2010 pasal 118 ayat b, e dan f,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan kronologinya, pada tahun 2017 SDN Bina Karya melakukan rehab gedung RKB sebanyak 3 lokal dengan sumber dana berasal dari APBD tahun 2017.

Hingga Desember 2017 bangunan itu tidak selesai. Kontraktor diduga sudah menyampaikan laporan akhir selesai 100 %, menguatkan dugaan laporannya direkayasa. (12)

Rekomendasi Berita