oleh

Jenazah Yupir Ditemukan 3 Km dari TKP, Tak Ada Tanda Penganiayaan

LINGGAU POS ONLINE, RUPIT – Rabu (22/11) siang, jenazah Yupir ditemukan sekitar 3 Kilometer (Km) dari lokasi kejadian. Warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara itu dinyatakan hilang delapan hari lalu. Sejak aksi penggerebekan oleh polisi, Selasa (14/11).

Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu masyarakat Desa Karang Anyar sempat bermalam-malam mencari jenazah Yupir. Kemarin, jasad Yupir ditemukan sudah kaku di aliran Sungai Muara Tiris, Desa Karang Waru, Kecamatan Rupit. Tepatnya di lokasi kebun milik Samsu, warga Desa Karang Dilir.

Salah seorang yang ikut serta mengevakuasi jenazah Yulir, Reksi (20) menceritakan, Sukma, menjadi orang pertama yang melihat jenazah Yupir.

“Kelihatan di Sungai Tiris. Lalu dia beritahukan ke warga lain, yaitu Albar dan memberikan kabar kepada masyarakat sehingga langsung dilakukan pengevakuasian jasad Yupir,” kata Reksi.

Pengangkatan jasad Yupir dari sungai pada pukul 13.35 WIB dengan posisi telungkup. Selanjutnya dengan menggunakan ketek milik warga dibawa ke pinggir Desa Karang Waru dan di bawa ke RSUD Rupit.

Berdasarkan keterangan dokter jaga RSUD Rupit Kabupaten Muratara, dr. Rosida saat tiba mayat Yupir telah dimasukkan dalam bak. Kondisinya kaku seluruh badan dengan warna badan putih pucat dan menggelembung karena berisikan air.

“Di seluruh anggota geraknya seperti tangan, kaki maupun di dada seperti jantung, paru-paru kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Cuma kami menemukan lubang di pelipis kiri dengan panjang tujuh Cm dan lebar 4 Cm. Sementara posisi lidah terjulur keluar sebanyak 4 Cm dan kemungkinan penyebab kematiannya itu,” terang dr Rosida pasca melakukan pemeriksaan.

“ Mengenai penyebab kematian Alm Yupir, kami tidak bisa memastikan. Karena harus melalui autopsi dalam. Sementara kita hanya melakukan pemeriksaan luarnya saja,” imbuhnya.

Camat Rupit, Hj Gusti Rohmani menyampaikan syukur atas ditemukan jenazah Yupir. Karena sudah hampir sembilan hari dilakukan pencarian.

“Syukur sudah ketemu, Selanjutnya diserahkan pihak keluarga untuk ditindaklanjuti, dan dikuburkan, “sebutnya.

Dijelaskannya, selaku pemerintah ia turut berduka, dan meminta kepada pihak keluarga untuk bersabar.

“Kita selaku pemerintah daerah ikut berduka cita. Kepada keluarga Yupir diharapkan bersabar,” pesannya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Setelah dilakukan pemeriksaan, selanjutnya jenazah Yupir dibawa ke ruang jenazah mayat RSUD Rupit untuk dimandikan. Lalu dikuburkan tadi malam.(07)

Komentar

Rekomendasi Berita