oleh

Jembatan Ridan di Muratara Memprihatinkan

LINGGAU POS ONLINE- Jembatan Ridan penghubung antar Desa Sumber Makmur dan Desa Kerani Jaya, di Kecamatan Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) memperhatikan. Jembatan yang merupakan akses bagi warga setempat, saat ini kondisi lantainya sudah rusak, bahkan warga yang akan melintas harus memperbaiki lantai sebelum melintasi jembatan tersebut.

“Sebelumnya lantai jembatan sudah rusak, tetapi masih bisa dilalui asalkan hati-hati. Sekarang lantai jembatan semakin rusak, kalau melintas harus memperbaiki lantainya terlebih dahulu,” ungkap warga sekitar jembatan, Epan Indra, Senin (16/12).

Lantai jembatan yang terbuat dari besi tersebut banyak yang patah, sehingga warga setempat berinisiatif menggantikannya dengan balok kayu agar bisa dilintasi.

“Balok kayu itu juga banyak yang patah, karena dilewati kendaraan bermuatan berat setiap hari. Bahkan sudah ada beberapa kendaraan yang terperosok di jembatan, karena lantainya patah,” ungkapnya kembali.

Epan mengharapkan jembatan tersebut segara diperbaiki, sebelum dilakukan pembuatan secara permanen di tahun 2020 mendatang, karena jembatan tersebut saat ini menjadi akses untuk warga maupun anak sekolah.

Kepala Desa (Kades) Kerani Jaya, Yansah mengatakan kerusakan jembatan di desanya itu telah terjadi sejak setahun terakhir.

“Kalau diperkirakan kerusakannya sekitar 60 persen. Lantainya yang patah itu sudah beberapa kali diganti,” kata Yansah.

Yansah menyebutkan, jembatan yang berada di jalan kabupaten itu setiap harinya dilalui kendaraan baik menuju Kecamatan Nibung maupun sebaliknya. Jalannya sudah aspal, jadi banyak kendaraan lewat jembatan ini. Makanya jembatannya cepat rusak, apalagi kendaraan yang lewat bermuatan berat.

Bupati Muratara, Syarif Hidayat sebelumnya sudah menegaskan ada 14 jembatan yang akan dibangun beton tahun 2020.

Laporan Fahmilan Jadidi

Rekomendasi Berita