oleh

Jembatan Gantung Watervang Memprihatinkan

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Lagi, jembatan gantung di bendungan Watervang, di Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur I dikeluhkan masyarakat karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Hal ini membuat mereka kembali mendesak pemerintah, untuk segera mengelola objek wisata bendungan tersebut,

Pasalnya, jembatan gantung sepanjang 50 meter dengan ketinggian 10 meter tersebut, tidak hanya dimanfaatkan oleh wisatawan. Namun beberapa dari masyarakat sekitar, juga memanfaatkan jembatan gantung tersebut.

Seperti yang diungkapkan Rusdi (29), salah seorang pengunjung mengungkapkan pihaknya merasa prihatin saat melihat kondisi jembatan gantung di bendungan Watervang. Papannya sudah banyak yang rapuh dan patah, sehingga mereka was-was saat melintasi jembatan tersebut.

“Sekarang lagi libur, makanya pulang ke Lubuklinggau jalan-jalan ke bendungan Watervang. Ternyata kondisinya memprihatinkan, apalagi jembatannya yang sudah sangat memprihatinkan,” ungkap Rusdi.

Padahal ketika pemerintah bisa mendapatkan izin pengelolaan bendungan tersebut, objek wisata peninggalan Belanda ini bisa menjadi tempat wisata yang potensial.

“Kami berharap, minimal jembatan gantung tersebut diperbaiki jangan sampai ada pengunjung ataupun warga yang melintas bisa aman dan nyaman. Dan pastinya, sebelum ada korban,” harapnya.

Sementara itu, tukang parkir di bendungan tersebut, yang enggan disebut namanya mengaku, kondisi jembatan gantung sudah rusak sejak tahun 2013 lalu, dan sampai saat ini tidak ada perbaikan.

“Memang betul, papannya sudah rapuh dan banyak yang patah sudah lama. Penyebabnya, mungkin karena papannya sudah lama. Takut juga sebenarnya, jika ada pengunjung yang melintasi jembatan tiba-tiba papannya patah dan jatuh,” jelasnya.

Ia mengaku, biasanya kalau menjelang libur tahun baru, bendungan Watervang yang biasanya sepi menjadi ramai pengunjung, tidak seperti hari biasanya.

“Harapnya, semoga pada tahun 2018 ini, bendungan Watervang di rehab, dan pengunjung merasa nyaman saat berkunjung ke Lubuklinggau,” harapnya. (CW01)

Komentar

Rekomendasi Berita