oleh

Jelang Ulang Tahun, Bocah Empat Tahun Tewas Tenggelam

LINGGAU POS ONLINE, MARGAMULYA – Innalillahi wa innalillaihi rajiiuun. Bocah empat tahun Rayyanabbiyu ditemukan meninggal dalam kolam ikan di belakang rumahnya. Yakni di Jalan KBS, RT 05, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Sabtu (4/11).

Rayyanabbiyu pertama kali ditemukan sang ibu, Ambar (33) setelah beberapa kali dipanggil tak menyahut.

Supardi (60) nenek Rayyanabbiyu menjelaskan, pada pukul 8.15 WIB, Ambar memanggil-manggil putranya. Namun tidak ada suara.

“Awalnya bermain di dalam rumah, sedangkan ibunya mencuci pakaian. Waktu kejadian, bapaknya lagi di kamar mandi. Saat dipanggil tidak menyahut, anak saya Ambar mencari cucu saya ini ke depan. Tapi tidak ada, saat cek ke belakang rumah, cucu saya sudah di dalam kolam, dalam keadaan sudah mengapung. Kami benar-benar kaget,” jelasnya.

Ambar langsung memanggil Dadang (45) ayah Rayyanabbiyu, dan langsung mengangkat anaknya tersebut, pada pukul 8.30 WIB.

Menurut Supardi, kolam ikan tersebut berkedalaman 2 meter, dengan luas sekitar 2,5 meter. Tepat di belakang rumah Rayyanabbiyu. Letak kolam sekitar satu meter dari pintu dapur.

Diduga karena kurang hati-hati, ia terpeleset ke dalam kolam ikan, yang dibangun pada tahun 2015.

Rayyanabbiyu sempat dibawa ke RS Siti Aisyah, tapi sampai di RS, Rayyanabbiyu dinyatakan telah meninggal.

“Sehingga kami membawa kembali jenazah ke rumah bapaknya ini,” tutur Supardi.

Rayyanabbiyu dikenal sebagai anak yang lincah dan ceria. Ia juga pintar.

“Biasanya kalau ibunya memanggil dia menyahut meski tidak jelas. Karena anaknya sangat penurut dan periang,” jelas Supardi.

Supardi menjelaskan, tidak ada firasat apapun yang dirasakan putrinya maupun menantunya jelang meninggalnya Rayyanabbiyu.

Dari pantauan Linggau Pos di lapangan, Ambar maupun Dadang tampak berusaha ikhlas melepas kepergian putra tunggalnya itu.

“Ya, Rayyanabbiyu ini anak satu-satunya dari pasangan Dadang dan Ambar. Dadang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bina Marga Kabupaten Musi Rawas, sementara istrinya Ambar merupakan PNS Bagian Perlengkapan Pemkot Lubuklinggau,” imbuh Supardi.

Setelah jenazah dimandikan, Rayyanabbiyu disalatkan dan menjelang Zuhur dimakamkan di TPU Margamulya, RT 07, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Jenazah Rayyanabbiyu dibopong oleh sang kakek didampingi sang ayah, diantar ke peristirahatan terakhir.

Keluarga Dadang maupun Ambar tampak berusaha menguatkan keduanya. Agar tetap sabar dan tabah menerima ketentuan dari Allah SWT ini. (CW02)

Komentar

Rekomendasi Berita