oleh

Jelang Ramadan, Harga Ikan Teri di Muratara Juga Naik

LINGGAUPOS.CO.ID – Kenaikan harga barang pokok yang ada di Pasar Lawang Agung Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), membuat pedagang mengeluh karena sepinya pembeli.

Mariam pedagang di Pasar Lawang Agung, Jumat (9/4/2021) mengatakan kenaikan harga barang pokok tersebut sudah sekitar tiga minggu terakhir. “Seperti ikan teri saja ikut naik, dari semula Rp60 ribu per kg, menjadi Rp90 ribu per kg,” jelasnya.

Kemudian,  cabai rawit dari Rp35 ribu naik menjadi Rp55 Ribu per kg, cabai merah dari Rp35 ribu naik menjadi Rp60 ribu per kg.

Selanjutnya, telur ayam dari harga Rp40 ribu per karpet (30 butir) menjadi Rp45 ribu per karpet dan harga beberapa sayur mayur juga naik.

Disampaikannya juga, naiknya harga barang pokok di pasaran tidak tahu pasti  apa penyebabnya. “Tapi rata-rata semuanya sedang naik, padahal stok masih banyak,” katanya.

Diakuinya, dampak kenaikan harga ini, dirinya dan pedagang lain sangat merasakan, karena pembeli sepi. “Sedikit saja kenaikan harga barang terjadi di pasar Lawang Agung, sangat berdampak terhadap pengunjung pasar,” ia mengatakan.

Pasalnya, pedagang di pasar ini juga bersaing dengan pedagang di pasar kalangan yang hampir ada di setiap desa di Muratara.

Pihaknya berharap ada kebijakan pemerintah daerah yang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal. Sehingga arus perekonomian di Muratara bisa lebih cepat berputar.

“Sekarang pasar lagi sepi sepinya, buka pukul 06.00 WIB, pukul 08.00 WIB sudah sepi. Dalam satu hari mungkin cuma 30-40 warga yang belanja,” tambah Mariam.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Pasar dan Koperasi (Disperindagkop) Muratara, Samsu Anwar membenarkan terkait kenaikan beberapa bahan pokok di Pasar Lawang Agung Rupit Muratara,

Faktor yang paling memengaruhi diantaranya, masalah pandemi Covid, banyak warga yang hilang mata pencarian, serta melambatnya pertumbuhan ekonomi lokal.

Menurutnya, peningkatan dan penurunan harga barang, sebetulnya sudah biasa terjadi. Terutama menjelang momen tertentu seperti ramadan, lebaran dan perayaan hari besar lainnya.

“Penurunan daya beli masyarakat merata akibat faktor pandemi Covid, itu terjadi dimana mana tidak hanya di Muratara bahkan sampai sekala nasional,” tegasnya.

Namun pihaknya memastikan, sejumlah kenaikan harga yang saat ini masih terjadi dianggap masih wajar.

“Dari pantauan kami, ada harga yang naik, ada juga yang turun. Seperti beras, minyak sayur, gula itu turun dari harga biasanya,” tutupnya.(*)

Rekomendasi Berita