oleh

Jaskesmas Berakhir 1 Januari

Kepala Dinkes Empat Lawang, Sahrial Podril
“Kalau selama ini, masyarakat yang tergolong miskin saat mau berobat, ke Puskesmas cukup membawa KK dan KTP sudah mendapatkan pelayanan kesehatan. Namun, tahun 2019 tidak lagi….”

EMPAT LAWANG – Awal Januari 2019 program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) akan berakhir. Lalu dialihkan ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Hal itulah yang dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, Sahrial Podril dalam pertemuan dengan seluruh Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Empat Lawang dan Direktur RSUD Empat Lawang serta Perwakilan Dinas Sosial Empat Lawang di Aula kantor Dinkes, Jumat (28/12).

Menurut Podril, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No.82 tentang Jaminan Kesehatan bahwa tahun depan mulai 1 Januari 2019 Jamkesmas di Kabupaten Empat Lawang akan berakhir dan tidak berlaku lagi bagi masyarakat yang selama ini menggunakannya.

Ia mengharapkan, perubahan ini segera disosialisasikan agar masyarakat tidak panik apalagi mengakibatkan kekisruhan dengan tidak berlakunya Jamkesmas.

“Kalau selama ini, masyarakat yang tergolong miskin saat mau berobat, ke Puskesmas cukup membawa KK dan KTP sudah mendapatkan pelayanan kesehatan. Namun, 2019 tidak lagi. Jadi kami berharap agar pengelola puskesmas segera memasang pengumuman di Puskesmas masing-masing untuk mengantisipasi kisruh di masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bagi masyarakat yang sudah terdaftar di Jamkesmas untuk tidak panik, karena pihaknya sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan Dinsos Kabupaten Empat Lawang. Agar peserta Jamkesmas mendapatkan prioritas untuk dialihkan ke JKN KIS yang nantinya akan dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) Pemkab Empat Lawang.

Sahrial juga berpesan kepada seluruh Kepala Puskesmas maupun RSUD agar di Empat lawang jangan ada kasus penolakan terhadap pasien yang ingin berobat. Sebab, kata Sahrial bisa merusak citra pelayanan kesehatan di Empat Lawang.

Sementara, Kepala BPJS Kabupaten Empat Lawang, Jery Ardhan akan segera meminta data baik dari Dinkes maupun Dinsos tentang data masyarakat miskin yang sebelumnya terdata di Jamkesmas untuk diprioritaskan dalam peralihan Jamkesmas ke JKN KIS tahun depan.

“Kita akan prioritaskan masyarakat yang sudah terdaftar di Jamkesmas untuk dialihkan ke JKN KIS,” jelasnya. (cw2)

Rekomendasi Berita