oleh

Janjian COD, Motor Rizki Dibawa Kabur

LINGGAUPOS.CO.ID – Jika sebelumnya Kevin (19) kehilangan sepeda motor, setelah janjian menjual sepeda motor system Cash On Delivery (COD), kasus ini kembali terjadi.

Kali ini, giliran Riski Apriyansyah (20) warga Jalan Garuda, Kelurahan Watas Lubuk Durian, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Karena percaya dengan calon agar test drive, sepeda motor Yamaha Vixion miliknya justru dibawa kabur. Bahkan Riski juga sempat didorong komplotan pelaku hingga tersungkur ke tanah.

Dijelaskan Riski kejadiannya, bermula Rabu (9/10/2021) pagi saat ia menerima messenger dari pelaku dengan akun Facebook bernama Ruby.

Saat itu, pelaku menanyakan motor yang yamaha Vixion yang dipostingnya di acount jual beli Facebook sepekan lalu.

“Saat itu saya jawab kalau pagi tidak bisa karena ada kerjaan, akhirnya kami sepakat siang sekira pukul 12.45 WIB,” ungkapnya pada wartawan, Kamis (10/6/2021).

Kemudian pelaku Ruby bersama Rizki sepakat melakukan COD berjanjian untuk bertemu di Masjid Agung As-Salam Kota Lubuklinggau.

“Setelah sampai di Masjid Agung As-Salam saya menghubungi pelaku untuk bertemu, kemudian diarahkannya bertemu di rumah yang tak jauh dari masjid Agung As-Salam tepatnya di dekat makam Pahlawan,” ujarnya.

Setelah sampai di rumah diduga pelaku, pelaku ingin mencoba motor milik Rizki namun ditolaknya dan meminta mengajak pelaku ke rumah bosnya supaya lebih enak untuk mengecek kendaraan tersebut.

“Pada saat saya dan pelaku ingin menuju rumah dari bos, tiba-tiba muncul dua pelaku lainnya, langsung menarik tangan saya ke belakang hingga saya jatuh ke tepi jalan,” ungkapnya.

Ia beralasan mau melakukan COD dengan pelaku sebab pelaku saat mengirim pesan sangat menyakinkan, karena tawaran pelaku di atas tawaran yang lainnya.

“Datang waktu ketemu sangat menyakinkan seperti tidak ada indikasi mau menipu, awalnya ketika ketemu sempat ngecek-ngecek motor,” ujarnya.

Merasa tertipu, selanjutnya Rizki langsung melapor ke Polres Lubuklinggau dengan harapan pelaku cepat ditangkap Polisi.

“Harapan saya supaya pelaku ini cepat ditangkap, jangan sampai ada korban-korban lainya,” ungkapnya.

Terpisah, Katim Opsnal Polsek Lubuklinggau Barat, Bripka Fitra Hadi mengatakan, sampai sejauh ini pihaknya belum menerima laporan dari korban dan meminta korban untuk segera melapor.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Lubuklinggau untuk segera melapor bila mengalami hal semacam itu, dan diminta untuk tidak mudah percaya apabila diajak untuk melakukan COD,” ujarnya. (*)

Rekomendasi Berita