oleh

Jangan Sampai Salah Gosok Gigi

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Meski 70% lebih masyarakat Indonesia telah menyikat gigi dua kali sehari, namun hanya sebagian kecil yang menyikat gigi dengan benar. Menyikat gigi dengan benar ialah dilaksanakan pada pagi setelah sarapan serta malam menjelang tidur.

Hal ini dijelaskan Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Muratara dan Empat Lawang, drg Pravitasari, kemarin.

Ia menjelaskan lagi, gerakan menggosok gigi dengan benar ini, mulai dari merah ke putih, dari gusi ke gigi, serta gerakan memutar. Diperlukan waktu sekitar 3 menit untuk menjangkau seluruh permukaan gigi.

“Itu teknik yang benar,” tandasnya.

Untuk mencegah gigi berlubang, menyikat gigi dengan benar saja belum cukup. Kita dianjurkan memakai obat kumur setelah menyikat gigi untuk memaksimalkan oral higienis atau kebersihan rongga mulut.

Perlu diketahui, gigi hanya 25% dari seluruh bagian mulut. Masih ada bagian lain seperti lidah, langit-langit mulut, dinding pipi bagian dalam yang juga harus dijaga kebersihannya karena kuman dari bagian-bagian itu juga bisa menempel di gigi, merusak, hingga menyebabkan masalah seperti gigi berlubang, bau mulut, dan gusi berdarah.

“Penggunaan obat kumur dianjurkan karena bisa menjangkau seluruh rongga mulut,” pesannya.

Dengan berkumur selama 30 detik dengan obat kumur akan membunuh seluruh kuman dalam mulut.

Lalu bagaimana dengan menjaga kesehatan gigi si kecil?

Menjaga kebersihan gigi dan mulut, termasuk penggunaan obat kumur setelah menyikat gigi, sudah diajarkan pada anak-anak sejak usia dini. Waktunya ketika mereka sudah bisa diajari untuk berkumur.

“Anak-anak setingkat PAUD penting diajari bagaimana menyikat gigi yang benar. Karena mereka sangat mengutamakan pencegahan gigi berlubang. Karena jika tidak diajarkan, ketika gigi sudah berlubang, problem turunannya banyak. Di antaranya timbul sakit gigi yang kerap kambuh hingga gigi terpaksa dicabut,” imbuhnya.(05)

Komentar

Rekomendasi Berita