oleh

Jangan Ragukan Hasil E-Voting, PNS Kominfo Saja Pernah Kalah

LINGGAU POS ONLINE- Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) dan Statistik Kabupaten Musi Rawas (Mura) melakukan sosialisasi terkait metode pemilihan e-voting, yang dilakukan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Kepala Diskominfo dan Statistik Mura, M Rozak menjelaskan sosialisasi dilakukan karena masih banyak oknum-oknum yang meragukan keakuratan metode pemilihan e-voting. Karena, merasa sistem yang digunakan bisa dimanfaatkan untuk memenangkan salah satu kandidat.

“Sistem e-voting lebih aman dari yang konvensional, karena apa yang dipilih itu yang akan keluar, dan keakuratan penghitungannya juga dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya, Rabu (4/12).

Terlebih saat dilakukan Pilkades beberapa tahun lalu, ada PNS yang berdinas di Diskominfo dan Statistik Mura, ikut pencalonan dan mengalami kekalahan dalam pencalonan itu.

“Peristiwa ini menunjukkan sistem pemilihan menggunakan e-voting tidak bisa dimainkan. Sebab, kalau bisa yang bersangkutan tidak mungkin kalah. Jadi, masyarakat tidak perlu ragu atau menolak sistem Pilkades e-voting yang akan dilakukan kedepan,” ungkapnya.

Bahkan, walaupun dalam proses pemungutan suara terjadi stagnan, atau komputer yang digunakan mati. Itu tidak akan menghilangkan data pemungutan suara, karena sudah tersimpan secara otomatis di sistem yang dibuat oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Selain itu, para praktik di lapangan proses pemungutan suara dengan sistem e-voting tidak melulu menggunakan listrik, bisa menggunakan aki sesuai dengan situasi dan kondisi.

“Sistemnya tidak pakai internet, dan tidak bisa dimainkan, karena semuanya sudah tersedia,” jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya sengaja melakukan sosialisasi terhadap metode pemilihan dengan menggunakan sistem e-voting ke masyarakat, agar mereka mengetahui dan tidak ragu lagi terhadap hasil pemilihan.

Diketahui, dalam satu bilik suara mampu meng-cover 500 orang pemilih. Jadi jumlah bilik yang digunakan mengikuti jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), desa yang akan melakukan proses pemilihan.

Laporan Aan Sangkutiar

Rekomendasi Berita