oleh

Jangan Percaya dengan Calo

LINGGAU POS ONLINE- Wakil Walikota (Wawako) Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar ingatkan pelamar CPNS untuk tidak percaya dengan calo yang menjanjikan ke pelamar bisa lulus, asalkan menyetor sejumlah uang.

Ia tidak ingin mendapat laporan, ada pelamar CPNS di Lubuklinggau yang tertipu oleh calo. Karena pemerintah sudah berulang kali mengingatkan, jangan mudah tertipu. Tidak ada satu pihak pun yang bisa memberikan kepastian mereka, untuk lulus CPNS.

“Yang bisa menolong pelamar untuk lulus, ya diri mereka sendiri. Kalau ada pihak yang menjanjikan bisa lulus, itu dipastikan bohong,” tegas Sulaiman Kohar.

Ia pun meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk tetap mengawasi, dan segera menindaklanjuti jika ada laporan soal calo CPNS.

“BKPSDM harus tetap ikuti aturan yang ada, dan tetap lakukan pengawasan,” tegas Sulaiman Kohar.

Sementara Jaka, Salah seorang pelamar CPNS mengaku sampai saat ini belum ada yang menawarkan dirinya untuk menyetor sejumlah uang dan menjanjikan dirinya pasti lulus seleksi.

“Belum ada, dan mudah-mudahan tidak ada oknum seperti itu. Kasihan bagi pelamar yang masih percaya. Seleksi CPNS sebelumnya ada teman saya yang hampir percaya, untungnya tidak jadi,” ungkap Jaka.

Kepala BKPSDM Kota Lubuklinggau, Zulfikar melalui Kabid Pengadaan, Ahyar menjelaskan saat ini tahap verifikasi sudah 99 persen. Pihaknya tinggal melaksanakan rapat hasil verifikasi, persiapan untuk pengumuman hasil verifikasi pada 16 Desember mendatang.

Hingga saat ini, pihaknya juga belum menerima laporan adanya calo CPNS yang menjanjikan ke pelamar bisa lulus, asalkan menyetor sejumlah uang.

“Namun tetap kita ingatkan ke pelamar, jangan mudah percaya. Karena lulus dengan tidak tergantung hasil usaha si pelamar. Kalau mau lulus, ya belajar dan berusaha jangan malah percaya dengan calo hanya dengan iming-iming pasti lulus,” tegasnya.

Ahyar kembali menegaskan belum bisa menyampaikan berapa berkas yang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Sejauh ini kita lihat sedikit yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), itupun karena kesalahan yang fatal. Tapi finalnya nanti setelah rapat dengan Ketua Pansel, dan kita umumkan melalui website BKPSDM Lubuklinggau,” jelas Ahyar.

Panitia dilanjutkannya, menyiapkan waktu untuk masa sanggahan selama tiga hari, dari 17 Desember hingga 19 Desember.

“26 Desember pengumuman hasil masa sanggahan jika ada, sama pencetakan kartu ujian bagi pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat,” tambahnya.

Laporan Riena Fitriani Maris

Rekomendasi Berita