oleh

Jangan Nonton Penyembelihan Kurban

LINGGAUPOS.CO.ID– Proses penyembelihan hewan kurban 1441 Hijriah akan mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Agama (Menag) Nomor 18 Tahun 2020. Hal itu disampaikan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Lubuklinggau, H Rizali Wazier, Senin (6/7).

Menurut H Rizali Wazier, tatanan era new normal perlu dilakukan pengaturan kegiatan dengan penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19 yang ditetapkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan tetap secara gotong royong oleh masyarakat baik dari proses penyembelihan, pengulitan, pencacahan daging dan pendistribusian daging hewan kurban.

Hanya saja, menerapkan physical distancing, hanya dihadiri pihak yang berkurban dan panitia. Meski bertemu, mereka dilarang jabat tangan.

Lokasi penyembelihan juga harus tersedia desinfektan, thermo gun, sarana cuci tangan dan setiap orang dilarang saling tukar alat.

Panitia pengulitan, pencacahan, dan penyembelihan juga wajib menggunakan masker, sarung tangan, dan pakaian lengan panjang.

Alat maupun lokasi yang dipakai untuk penyembelihan, harus dibersihkan dan disinfensi sebelum dan sesudah digunakan.

Hal sama disampaikan Ketua Baznas Musi Rawas (Mura), Muhammad Asri.

Ia menegaskan, pendistribusian daging kurban dilakukan panitia, mengantar langsung ke rumah penerima. Sehingga warga dilarang berkerumun atau menonton di lokasi.(*)

Artikel ini sudah terbit di Harian Pagi Linggau Pos dengan judul”Jangan Nonton Penyembelihan Kurban”

Rekomendasi Berita