oleh

Jangan Mudah Percaya

KEPALA Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau, H Ikhsan Roni mengakui penerimaan CPNSD rentan dimanfaatkan oknum untuk mencari keuntungan.

Apalagi menjual nama pejabat seperti Walikota atau Wakil walikota Lubuklinggau. Ikhsan Roni menegaskan bahwa penentuan kelulusan hak dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia, sesuai hasil tes yang diberikan. Apalagi sistem tes saat ini menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT). Hal ini bertujuan untuk meminimalisir adanya kecurangan.

“Jadi sistem online jawaban langsung ke Kemenpan-RB. Intinya jangan mudah percaya jika ada oknum yang mengaku punya kenalan sehingga bisa memasukan PNS,” pesannya.

Menurut Ikhsan Roni, pemerintah daerah saja tidak memiliki wewenang untuk menentukan kelulusan, kecuali terkait kelengkapan administrasi.

“Tes CPNSD dilakukan online, dilanjutkan pemberkasan, lalu tes CAT. Kita (Pemkot Lubuklinggau,red) hanya jadi terlibat pada kelengkapan berkas,” tambah Ikhsan Roni.

Sementara itu Kepala BKD Kota Lubuklinggau, Imam Senen mengaku belum bisa memastikan oknum pegawai perempuan berinisial HS tersebut stafnya atau bukan.

“Na, belum tahu. No coment dulu,” ucapnya. (07)

Rekomendasi Berita