oleh

Jangan Melayani LSM Tidak Terdata

LSM yang Masih Aktif:
– Lembaga Peduli Pembangunan Ekonomi Sosial Politik dan Keamanan,
– Asosiasi Wartawan Indonesia
– Lembaga Swadaya Masyarakat Pelawe Kompak
– Lembaga Swadaya Masyarakat Pangkas Korupsi
– Lembaga Intelijen Pers Reformasi RI
– Lembaga Pendidikan Asy Syifa
– Perwira
– Lembaga Pengawasan Keuangan dan Pembangunan
– Lembaga Pemerhati Pembangunan Daerah
– Persatuan Guru Intelektual Indonesia
– Lembaga Buana Madani Cabang Mura
– Komite Peduli Rakyat
– Lembaga Pengawas Pelayanan Informasi Publik
– Forfeknas
– Koalisi Kependudukan
– Kelompok Amal Kematian Amanat Nasional
– Peduli Pembangunan Nasional Indonesia
– Patriot Nasional
– Asosiasi Penambangan Rakyat Indonesia
– Ikatan Keluarga Mahasiswa Mura
– Pencari Pakta Pelaku Korupsi
– Pengumpulan Pengusaha Mikro Kecil Nasional
– Organisasi Masyarakat Forum Masyarakat Bulang Tengah Suku Ulu Bersatu
– Yayasan Lembaga Bantuan Hukum
– Komunitas Pengawas Korupsi
– Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia
– Pengurus Cabang Gerakan Pramuka Kwatir Mura
——————————————————
Sumber : Liputan Linggau Pos

MUSI RAWAS – 63 Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang terdaftar. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kabupaten Mura H Amra Muslimin melalui Kabid Ketahanan Ekonomi Seni Budaya Agama dan Kemasyarakatan, H Paisal saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (8/1).

Dari jumlah tersebut yang masih aktif lihat tabel di atas dan selain itu ada 23 diantaranya untuk diminta segera mengurus masa berlakunya kembali, karena telah habis masanya. Yaitu, LSM Melati, Forum Gerakan Masyarakat Peduli Pembangunan dan Pertanian, Kritik Kontrol Sosial Independent Sumsel, Forum Rakyat Peduli Kejujuran Sumsel, Lembaga Peduli Pembangunan dan Pendidikan, Lembaga Kajian Pembangunan Nasional, LSM Kelestarian Adat Pemberdayaan Alam Lestari, Lembaga Pelatihan Pengembangan Pendidikan Pemuda Mura, LSM Generasi Tuah Negeri.

Serta Yayasan Haji Sabih Geonadjaya Dikoesoemah, Front Perlawanan Rakyat, Lembaga Dagwa Islam Indonesia, Lembaga Misi Perjuangan Aspirasi Rakyat Indonesia, Yayasan Mutiara Al-Quran, Perserikatan Muhammadiyah, Forum Masyarakat GTI Menggugat, Lembaga Peduli Lingkungan Hidup, Forum Peduli Pendidikan Anti Narkoba.

Kemudian, Asosiasi Kontraktor Nasional, Ikatan Keluarga Mahasiswa Megang Sakti, Asosiasi Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Perdesaan Silampari, Yayasan Semai Riszky Indonesia, Organisasi Koperasi Buruh Indonesia.

Menurutnya,  melalui tim terpadu pihaknya  melakukan pendataan ulang Ormas dan LSM yang ada di Mura. Sehingga  diketahui berapa sebenarnya jumlah Ormas dan LSM yang masih ada berlakunya, serta sudah legal yang terdaftar di Kesbangpol Kabupaten Mura.

Mengenai apabila ada Ormas dan LSM yang tidak terdaftar dan habis masa berlakunya. Maka, kiranya untuk segera mendaftar diri dan mengurus masa berlakunya dan pastinya akan dibantu melalui pembinaan.

“Apabila ada Ormas dan LSM yang melakukan pemerasan, maka ini yang menjadi prioritas kita untuk dilakukan pembinaan bersama,” kata Paisal.

Intinya kedepan, pihaknya melakukan pemberian  surat edaran (pemberitahuan) ke setiap Dinas mengenai data Ormas dan LSM yang terdata dan masih aktif masa berlakunya. (dlt)

Rekomendasi Berita