oleh

Jamin Soal CPNS Tak Bocor

LINGGAU POS ONLINE- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memastikan soal yang digunakan pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 tidak akan bocor. Hal itu disampaikan Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur KemenPAN-RB, Setiawan Wangsaatmaja, Kamis (7/11).

“Harus percaya soal ini tidak pernah bocor. Karena, panitia seleksi telah menerapkan sejumlah instrumen untuk menjaga keaslian soal,” kata Setiawan.

Menurut Setiawan, walaupun banyak beredar contoh soal di toko buku, soal-soal yang diterbitkan pemerintah selalu diperbarui setiap tahunnya.

“Soal-soal yang akan digunakan pada seleksi CPNS 2019 telah melewati proses enkripsi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Sebab dalam struktur organisasi panitia seleksi, BSSN bertindak sebagai koordinator Tim Pengamanan Teknologi,” terangnya.

Setiawan menambahkan, terdapat tiga institusi yang memiliki kuncinya yaitu KemenPAN-RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Ketiganyalah yang harus membuka kunci soal secara bersamaan sebelum dikeluarkan,” ujarnya.

Selain Tim Pengamanan Teknologi, Setiawan menyebut ada lima tim lain dalam panitia seleksi. Di antaranya yaitu Tim Pelaksana yang dikomandoi oleh BKN, Tim Pengawas yang dipimpin oleh BPKP, Tim Audit Teknologi yang dipimpin Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Tim Quality Assurance oleh KemenPAN-RB, dan terakhir Konsorsium Perguruan Tinggi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

#Ada Tiga Bagian Soal CPNS

Sementara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melibatkan sebanyak 22 Perguruan Tinggi (PT) untuk menyusun soal ujian seleksi CPNS 2019.

Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi mengatakan, ke-22 PT itu berasal secara merata dari seluruh wilayah di Indonesia.

“Kami dari Kemendikbud, sebagai Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) ditugaskan membuat soal, dan kami melibatkan 22 PT karena soal tersebut juga mempertimbangkan kewilayahan,” kata Didik.

Didik menjelaskan, 22 PT tersebut akan diundang dalam rapat panitia seleksi untuk menentukan rumpun keilmuan dan soal CPNS 2019.

“Kami dari Kemendikbud akan segera mengundang beberapa perguruan tinggi untuk menyepakati rumpun keilmuan supaya membantu panitia, review, verifikator di kementerian masing-masing yang melaksanakan seleksi,” jelasnya.

Adapun terkait soal yang dibuat, akan menjadi tiga bagian yakni memuat tes tentang wawasan kebangsaan, intelegensi umum dan karakteristik pribadi.

“Terkait rumpun keilmuan soal, perlu dilakukan koordinasi, karena itu kami akan segera mengundang beberapa perguruan tinggi untuk menyepakati rumpun keilmuan,” tuturnya.

Ditambahkannya, penyelarasan rumpun keilmuan bertujuan membantu para panitia di berbagai tingkatan agar tidak melakukan interpretasi sesuai pendapat masing-masing terhadap soal tes.

Mengenai upaya menangkal pelamar berpaham radikal lolos menjadi ASN, tim penyusun soal juga telah memasukkan uji tersebut dalam tes wawasan kebangsaan.

“Untuk menangani radikalisasi, nantinya di latihan dasar CPNS,” ujarnya.

Setelah tim pembuat soal selesai, maka soal akan diserahkan ke KemePAN-RB sebagai ketua pelaksana seleksi CPNS 2019.

“Berdasarkan itu soal yang sudah jadi kami serahkan ke KemenPAN. Jadi KemenPAN bersama BKN yang akan menyimpan kemudian menggunakan pada saat CPNS,” katanya.

Nantinya, pendaftaran akan dilakukan secara daring seperti sebelumnya di laman https://sscasn.bkn.go.id. Pendaftaran tersebut, menurut Kementerian PAN RB akan dibuka pada 11 November 2019.

Di samping dokumen pendukung dari masing-masing instansi, peserta seleksi CPNS perlu menyiapkan scan KTP asli, foto, swafoto, ijazah dan transkrip nilai asli untuk diunggah ke portal SSCASN.

Sementara Kepala Bidang Pengangkatan dan Pemberhentian Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Musi Rawas, Wiwik Widianingsih mengatakan saat ini masih dalam tahapan pembahasan untuk pengumuman.

Lebih lanjut, Wiwik menjelaskan beberapa tahapan pelaksanaan seleksi CPNS.

“Pastinya ada penetapan formasi, kemudian diumumkan dan dibuka pendaftaran. Dari sana data peserta akan diverifikasi dan hasilnya akan diumumkan. Kemudian baru kita jadwalkan seleksi dan pelaksanaan seleksi. Hasilnya diolah, baru diumumkan hasilnya dan akhir nanti akan ada pemberkasan atau penetapan” jelas Wiwik.

Sistem CAT BKN Mandiri

Kepala BKPSDM Kota Lubuklinggau, Zulfikar melalui Kabid Pengadaan, Ahyar mengungkapkan berdasarkan hasil pertemuan terakhir terkait perekrutan CPNS Tahun 2019, pengumuman pendaftaran dilaksanakan Senin (8/11).

“Senin nanti, portal pendaftaran CPNS secara online untuk regional VII mulai dibuka. Peserta mulai bisa membuka dan mendaftar secara online,” ungkap Ahyar, Jumat (7/11).

Selain itu, untuk sistem tes juga sudah ditetapkan.

“Kita akan menggunakan sistem Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara (CAT BKN). Hanya saja biasanya CAT BKN, komputernya didatangkan oleh BKN, namun untuk Lubuklinggau CAT BKN Mandiri. BKN hanya membawa server, komputer tetap kita yang menyiapkan,” jelasnya.

Untuk tempat ada dua lokasi disiapkan, di SMKN 2 Lubuklinggau dan SMPN 2 Lubuklinggau.

“Kenapa dua, kita takut bersamaan dengan pelaksanaan ujian, karena untuk jadwal tes belum kita terima,” ungkapnya.

Tidak hanya server, dengan sistem CAT BKN untuk teknis pelaksanaan saat ujian termasuk pengawasan akan dilakukan oleh tim dari BKN.

Laporan Herwinda/Riena Fitriani Maris/Fajar Indonesia Network

Rekomendasi Berita