oleh

Jaksa Dengarkan Keterangan Saksi

Kasus Pembunuhan Habibi

LINGGAU POS ONLINE, SIDOREJO – Terdakwa Sondi (35) diduga terlibat kasus pembunuhan yang menewaskan, Habibi (33) kembali menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Selasa (28/11).

Agenda sidang warga Desa Batu Gajah, Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) masih meminta keterangan saksi yang dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, Anton Sujarwo.

Dalam persidangan, satu persatu saksi memberikan keterangan. Persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Dian Triastuti didampingi Hakim Anggota, Yopi Wijaya dan Indra Lesmana serta dihadiri Pengacara Terdakwa, Angga dan saksi S dari korban juga memberikan keterangan.

Dalam keterangannya, saksi mengaku melihat Sondi melakukan pembunuhan terhadap Habibi menggunakan pisau.

“Yang datang ke rumah Habibi, ada beberapa orang dan memang keluarga dari terdakwa Sondi menanyakan hutang dan ingin melakukan penagihan hutang dengan korban Habibi,” kata saksi dalam persidangan.

Saksi mengaku tidak salah lihat orang yang membunuh Habibi dengan pisau memang Sondi. Awalnya keluarga Sondi yakni, Samsul, Karya dan Sayut datang ke rumah Habibi kemudian yang terakhir Sondi.

Dan saat ditanyakan kepada terdakwa Sondi, ia membantah semua keterangan yang diberikan oleh saksi.

Sementara itu, majelis hakim memberikan hak bicara kepada saksi mengenai kasus pembunuhan Habibi, namun juga memberikan kesempatan Sondi untuk menjawab pernyataan dari saksi.

Kronologi kejadian pembunuhan, berawal sekitar pukul 08.00 WIB, Selasa (20/06/2017) terdakwa Karya, Samsul mengatakan bahwa Habibi mengancam ingin membunuh terdakwa Sondi.

Kemudian terdakwa Sondi bersama saksi Deli, Sayuti, Karya dan Samsul berencana mendatangi rumah korban Habibi pada malam harinya. Tepat sekitar 18.30 WIB selesai salat Magrib saudara Samsul juga mengatakan “Pokoknyo malam ko sentu harus keluar kalau idak motornyo kito ambek”.

Selanjutnya terdakwa Sondi pun langsung pulang ke rumah sekitar pukul 18.30 WIB. Terdakwa Sondi ditelepon saudara Samsul menanyakan, mengapa saudara Habibi ingin membunuh terdakwa Sondi, lalu Sondi mengambilkan pisau tanpa pikir panjang langsung menusuk Habibi.(19)

Komentar

Rekomendasi Berita