oleh

Jadi Penyelenggara Pemilu yang Kredibel

Ketua KPU Mura Anasta Tias

Ketua KPU Kabupaten Musi Rawas (Mura) periode 2019-2023, Anasta Tias siap menyukseskan Pemilu 2019. Pesta demokrasi itu akan berlangsung 17 April 2019 mendatang.

Laporan Aan Sangkutiyar, Musi Rawas

Anasta Tias sudah tidak asing di kancah penyelenggara pemilu di Kabupaten Mura. Karena pria kelahiran Palembang 23 Agustus 1983 merupakan mantan Panwaslu di Pilkada Mura tahun 2015 lalu.

Selain itu, suami Sri Wahyuni, S.Pd, sebelum menjabat sebagai Komisioner Bawaslu Mura, pada anggota PPK Megang Sakti di Pilkada Bupati 2010, kemudian Ketua Panwascam Megang Sakti di Pilgub 2018.

Kemudian, kembali menjadi Ketua Panwascam Megang Sakti di Pileg dan Pilpres 2014, lalu ikut seleksi dan terpilih sebagai Komisioner Panwaslu Mura di Pilkada 2015, kemudian pada Pilgub 2018 menjabat sebagai Ketua Panwascam Megang Sakti, dan ketika ada seleksi Komisioner KPU periode 2019-2024, Anasta Tias ikut seleksi dan terpilih, maka pada 7 Januari 2019 dilantik Ketua KPU RI Arif Budiman di Hotel Horison Ultima Palembang.

Ayah dari Muhammad Khoirul Anas, Muhammad Zaky Anas dan Faizah Adilah Anas ini akan mewujudkan KPU sebagai penyelenggara Pemilu yang memiliki integritas, profesional, mandiri, transparan dan akuntabel.

Demi terciptanya demokrasi Indonesia yang berkualitas, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Membangun lembaga penyelenggara Pemilu yang memiliki kompetensi, kredibilitas dan kapabilitas dalam menyelenggarakan pemilu,” kata Anasta Tias, saat diwawancara, Sabtu (12/1).

Selain itu, alumni STIE Mura ini juga memiliki visi untuk menyelenggarakan Pemilu, mulai dari pemilihan anggota DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten. Termasuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, akuntabel, edukatif dan beradab.

“Kita juga akan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemilu yang bersih, efisien dan efektif,” jelasnya.

Kemudian, warga Desa Mekar Sari, Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Mura, berjanji untuk melayani dan memperlakukan setiap peserta Pemilu secara adil dan setara.

Serta menegakkan peraturan Pemilu, secara konsisten sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Termasuk meningkatkan kesadaran politik rakyat untuk berpartisipasi aktif dalam Pemilu, demi terwujudnya cita-cita masyarakat Indonesia yang demokratis.

“Semoga, ke depan partisipasi masyarakat dapat meningkat dari sebelumnya, dan mencapai target yang sudah dicanangkan secara nasional,” harapnya. (*)

Rekomendasi Berita