oleh

Istri Pergoki Suami Cabuli Keponakan

LINGGAUPOS.CO.ID- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, Rodianah kembali menyidangkan Terdakwa Apri Apriadi alias Adit (34), Selasa (20/4).

Sidang secara tertutup di Pengadilan Negeri Lubuklinggau ini dipimpin Ketua Majelis Hakim Yopy Wijaya, dengan Anggota Rizal Firmasnyah, dan Panitera Pengganti (PP) Wahyu. Karena masih pandemi Covid-19 sidang diselenggarakan via ZooM Meeting dan terdakwa berada di Lapas Klas IIA Lubuklinggau didampingi Penasehat Hukum Riki, SH.

Terdakwa yang merupakan warga Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara disidangkan karena melakukan tidak asusila mencabuli gadis 9 tahun inisial Melati, yang tak lain keponakannya sendiri.

Dalam kesempatan itu, Hakim Yopy wijaya yang membuka sidang langsung menanyakan kepada terdakwa, tentang kronologi kejadian.

Dalam kesempatan itu terdakwa menjelaskan pencabulan terjadi Selasa (29/12) sekitar pukul 11.30 WIB ketika ibu korban pergi ke pasar. Terdakwa awalnya mendatangi korban di rumahnya.

Lalu terdakwa melakukan perbuatan cabul pada korban. Setelah melepaskan hasratnya, terdakwa mengambil pisau di dapur kemudian mengancam korban untuk tidak memberitahu keluarganya atau orang lain.

“ Jangan ngadu siapo-siapo, gek adek kau ku bawak pegi jauh,” ancam terdakwa pada korban. Lalu terdakwa meninggalkan korban, dan pulang ke rumah.

Tak disangka, bahwa perbuatan terdakwa terungkap oleh istrinya sendiri. Sebelumnya istri terdakwa pernah memergoki terdakwa menyuruh korban melakukan oral seks. Kemudian istri terdakwa bersama keluarga melaporkan kejadian kepada Ketua RT 15, Kelurahan Muara Rupit.

Saat itu istri terdakwa dan Ketua RT menanyakan pada korban, dan korban membenarkan bahwa dia telah dicabuli oleh terdakwa. Kemudian terdakwa diamankan warga, yang selanjutnya menelpon anggota Polsek Muara Rupit agar terdakwa sesuai dengan hukum yang berlaku.

Atas keterangan terdakwa, Hakim Yopy Wijaya menunda persidangan Selasa (27/4) dengan agenda tuntutan.(*)

Rekomendasi Berita