oleh

Istri Muda Diduga Tusuk Istri Tua

Korban Alami Tiga Luka Tusuk

LINGGAU POS ONLINE, PASAR PEMIRI – Masyarakat RT 07 Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, heboh. Terjadi peristiwa berdarah Kamis (23/8) sekitar pukul 10.30 WIB. Seorang istri muda berinisial HR (20), warga RT 04 Kelurahan Mesat Jaya, menusuk istri tua Leni Maryati (17) dengan senjata tajam jenis pisau di gang sempit tak jauh dari rumah korban.

Saat itu korban akan mengantar anaknya ke suaminya berinisial NN, yang saat itu berada di rumah ‘madu’ nya.

Peristiwa yang berlangsung cepat ini, mengakibatkan Leni Maryati mengalami tiga luka tusuk di bagian pinggang belakang. Setelah melakukan penganiayaan HR langsung melarikan diri. Warga yang mengetahui kejadian langsung membantu mengangkat Leni Maryati yang mengalami luka tusuk. Lalu membawanya ke RS dr Sobirin untuk mendapatkan perawatan medis.

Bibi korban, Ira (30) membenarkan Leni Maryati istri pertama dari iparnya, sedangkan HR istri kedua.

“Dio (Leni Maryati, red) memang bini tuonyo, kalo HR itu bini mudo,” ucap Ira saat ditemui Linggau Pos, usai kejadian di RS dr Sobirin.

Saat ditanya apa motif penusukan itu, Ira mengaku tidak tahu.

“Aku belum tahu motifnyo apo. Tapi sekarang Leni Maryati sudah dibawa ke rumah sakit, lukonya nak dioperasi,” jelas Ira yang berperawakan sedang ini.

Ira menjelaskan, kejadian bermula saat korban hendak pergi mengantar anaknya yang masih berusia dua tahun untuk diserahkan kepada suaminya. Saat itu suami korban berada di kediaman HR. Namun naas saat berjalan di gang sempit tak jauh dari rumah korban, tiba–tiba dari belakang muncul HR. Korban diduga langsung ditusuk oleh HR menggunakan pisau, tepat mengenai bagian pinggang belakang. Sebanyak tiga tusukan.

Kemudian Leni Maryati langsung dilarikan ke RS Dr Sobirin untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kemarin siang, korban akan dioperasi oleh tim dokter pada bagian yang terkena luka tusuk.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP Hadi Sutrianto dikonfirmasi pukul 13.30 WIB di hari yang sama mengatakan, jika pihaknya belum menerima laporan kejadian tersebut.

“Kami belum menerima laporan kejadian itu. Jika benar tentu kami akan melakukan tindakan,” kata Kapolsek.(CW01)

Rekomendasi Berita