oleh

Ishak Mekki: Banyak Keluhan Masyarakat

Tentang Infrastruktur

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2018, Juni 2018 mendatang, bakal calon Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mulai sosialisasi. Salah seorang diantaranya H Ishak Mekki yang akan berpasangan Yudha Mahyudin mengunjungi masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Kedatangan orang nomor 2 di Pemerintah Provinsi Sumsel itu didampingi anggota DPRD Provinsi Sumsel Gani Subit, Anggota DPRD Kabupaten Muratara Amri Sudaryono, Muhammad Ruslan dan Ketua DPC Musi Rawas Abu Hery dan Ketua DPC Muratara Sukri Alkap. Mereka melakukan silaturahmi dengan kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama guna penyampaian visi misi apabila terpilih menjadi Gubernur Sumsel Periode 2018-2023.

Dalam pidatonya Ishak Mekki menyampaikan, sebagai Wagub yang mendampingi Alex Noerdin sering berkunjung ke Kabupaten Muratara baik ke kantor Bupati Muratara maupun memeriksa jalan-jalan di Muratara.

“Saya mendampingi Pak Gubernur Alex Noerdin akan berakhir November 2018 mendatang. Dan karena beliau sudah 2 periode sehingga tidak bisa lagi mencalonkan lagi sebagai Gubernur. Untuk itu saya sudah memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Provinsi Sumsel periode 2018-2023,” katanya.

Dijelaskannya, kenapa dirinya mencalonkan diri karena sudah 4 tahun ini masih banyak keluhan dari masyarakat selama ini baik masalah jalan, kesehatan, pendidikan dan keamanan yang menjadi ‘PR’ saya atau siapa yang menjadi Gubernur kedepan ini
“Saya sudah menjadi Bupati dua periode, menjadi Wakil Gubernur dan sekarang ingin menjadi Gubernur,” sebutnya.

Tidak hanya itu, Ishak Mekki mengatakan mengingat latar belakangnya sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, maka banyak mendalami jalan dan jembatan. Sehingga ini menjadi prioritas bila menjadi gubernur.

“Untuk itulah apabila kami terpilih cukup satu tahun saja memperbaiki jalan-jalan provinsi. Bukan hanya jalan provinsi tapi jalan kabupaten juga,” bebernya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, di akhir kegiatan panitia kegiatan memberikan kalender tahun 2018 yang bergambarkan Paslon Gubernur dan Wagub Provinsi Sumsel dan pembagian uang transportasi yang dikeluhkan lantaran tidak sesuai. (07)

Komentar

Rekomendasi Berita