oleh

Inovasi OPD Dibutuhkan, Agar PAD Tidak Bocor

“OPD harus berinovasi untuk meningkatkan PAD,” kata anggota DPRD Kota Lubuklinggau, Yeni Rismawati.

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sesuai dengan target, DPRD Lubuklinggau mengingatkan Organisasi Pendapatan Daerah (OPD) tidak ada lagi kebocoran PAD.

Anggota Komisi III DPRD Lubuklinggau, Yeni Risnawati mengatakan berapa pun yang ditargetkan untuk PAD akan tercapai, ketika OPD yang mengelola PAD.

“Jika tidak, berapa pun yang ditargetkan juga tidak tercapai, kalau OPD tidak serius dalam bekerja,”ujarnya

Menurut dia, sudah seharusnya OPD melakukan perubahan yang lebih inovatif agar tidak ada lagi istilah kebocoran PAD.

“Lubuklinggau seperti yang kita ketahui bersama, tidak ada Sumber Daya Alam (SDA) yang bisa menunjang PAD. Kita hanya mengandalkan PAD dari retribusi hotel dan restoran, serta retribusi parkir yang selama ini kita nilai cukup berpotensi meningkatkan PAD,” jelasnya.

Untuk itu, mengatasi kebocoran retribusi parkir, serta kebocoran pajak restoran dan hotel menjadi salah satu upaya peningkatan PAD yang harus segera dilakukan pemerintah.

Terpisah, anggota DPRD Kota Lubuklinggau, H Suhada mengatakan, APBD Kota Lubuklinggau pada 2017 hanya Rp 972 miliar, dan ditargetkan pada 2018 mencapai Rp 1,4 triliun.

Langkah Pemkot Lubuklinggau untuk memantau transaksi disiapkan 100 unit online biling atau taping bok sebagai alat penghitung transaksi pada tahun depan.

“Online biling untuk optimalisasi PAD dan bisa segera terlaksana termasuk bekerja sama dengan Bank Sumselbabel, agar bisa mendapatkan target sesuai harapan sebagai bank yang menyimpan dana pemerintah,” ujarnya.(19)

Komentar

Rekomendasi Berita