oleh

Ini Waktu yang Utama Jalankan Sahur Sesuai Anjuran Nabi Muhammad SAW

LINGGAUPOS.CO.ID- Supaya tetap berenergi saat menjalankan ibadah puasa, sangat disunnahkan untuk melakukan sahur. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk sahur?

Menahan lapar dan haus seharian penuh memang dirasa memberatkan. Oleh karena itu Allah SWT mensyariatkan makan sahur dan buka agar ibadah puasa tidak terlalu berat. Allah SWT merasa senang jika hambanya melakukan perintah yang sudah diringankan-Nya.

Anjuran sahur tersebut juga dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Anas bin Malik mengatakan, “Sahurlah karena di sana terdapat keberkahan,” (HR Bukhari: 1923).

Mengenai waktu yang tepat untuk sahur, nabi Muhammad menganjurkan untuk mengakhirkan waktu sahur. Anjurannya tersebut tertulis dalam banyak hadits, “Umatku berada dalam kebaikan selama menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur,” (HR Ahmad).

Dilansir dari NU Online (14/07) maksud dari mengakhirkan sahur adalah makan sahur di sepertiga terakhir malam. Menurut Abu Bakar Al-Kalabazi dalam kitabnya Bahrul Fawaid disebutkan bahwa Rosulullah SAW pernah ditanya malam apa yang paling didengar doa.

Kemudian Rosulullah SAW menjawab ‘sepertiga terakhir malam’. Dalam hadits lain, Nabi Muhammad SAW berkata bahwa mengakhirkan sahur adalah bagian dari fitrah. Itulah yang dimaksud dari mengakhirkan waktu sahur.

Karena pada waktu itu doa, ampunan dan hajat dikabulkan oleh Allah SWT. Dari itu, melakukan sahur dianjurkan mulai dari tengah malam hingga terbit fajar. Sementara waktu yang paling utama adalah ketika mendekati waktu subuh.

Seperti yang pernah disebutkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadits riwayat Ibnu Majah bahwa jarak antara selesai makan dengan sholat shubuh kisaran membawa 50 ayat.

Waktu tersebut merupakan yang utama agar sahur tidak terburu-buru dan juga berdekatan dengan waktu shubuh sehingga dapat segera melaksanakan sholat shubuh setelah adzan berkumandang.(*)

Sumber food.detik.com

 

Rekomendasi Berita