oleh

Ini Link Pengumuman CPNS Musi Rawas, Lubuklinggau dan Muratara

LINGGAUPOS.CO.ID  – Badan Kepegawaian Negara (BKN) resmi mengumumkan nama-nama peserta CPNS Formasi 2019 yang dinyatakan lulus seleksi, Jumat (30/10/2020).

Di Kota Lubuklinggau dari 177 formasi yang tersedia, 28 formasi kosong. Dari 28 formasi yang kosong, 21 formasi terisi oleh optimalisasi perangkingan by system  BKN, sementara 7 formasi tidak terisi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lubuklinggau, Zulfikar melalui Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi, Deny Nofriansyah, Kamis (29/10/2020).

21 formasi yang terisi oleh optimalisasi perangkingan by system BKN yakni 17 formasi Penjaskes, 2 guru kelas, satu guru PAI dan satu guru BK.

Sedangkan tujuh formasi yang tidak terisi ungkap Deny, formasi spesialis bedah, spesialis kulit dan kelamin, spesialis mata, spesialis syaraf, sub spesialis obstetri dan ginekologi, spesialis penyakit dalam dan arsiparis.

“Untuk spesialis bedah pesertanya tidak datang saat SKB. Lalu peserta spesialis arsiparis tidak ada yang memenuhi passing grade saat SKD, sementara untuk spesialis lainnya memang tidak ada pelamar sejak awal,” ungkap Deny.

Hasil ini lanjutnya, diketahui pihaknya berdasarkan hasil proses rekonsiliasi integrasi nilai hasil SKD dan SKB formasi 2019 yang dilakukan BKPSDM bersama dengan BKN-RI di Jakarta.

“Peserta yang ikut SKB sebanyak 316 peserta, tapi saat pelaksanaan ada tiga peserta yang hadir. Sehingga yang ikut hanya 313 peserta,” jelasnya.

Selanjutnya ada masa sanggah 1 November sampai dengan 3 November.

Jawaban sanggah 1-4 November. Yang bisa disanggah yakni terkait serdik dan nilai SKB non CAT.

“Lalu 1 -15 November paling lambat masa peserta upload berkas, dan16 November sampai 30 November masa pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP) oleh daerah,” tambah Deny.

Adapun nama-nama peserta yang lulus CPSN Lubuklinggau, bisa dilihat dan download di sini.

Sementara Kepala  BKPSDM Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Ralin Jufri melalui Kasi Diklat Dedi menjelaskan dari 170 formasi CPNS, hanya 159 yang lulus.

“Masih ada 11 orang lagi yang belum lulus, dan kebanyakan di bidang kesehatan salah satunya dokter spesialis, dan ada juga guru seperti guru muatan lokal, ada juga yang umum Bahasa Inggris,” jelasnya.

Untuk selanjutnya, lanjut Dedi, adalah pemberkasan yang dilaksanakan mulai 5-15 November 2020.

“Setelah pemberkasan kita lakukan penetapan NIP, baru setelah itu pelantikan dan penempatan. Dan insya Allah Desember ini akan keluar NIP-nya,” jelasnya.

Pada kesempatan ini Dedi juga mengucapkan selamat kepada peserta CPNS yang sudah dinyatakan lulus, dan berharap peserta yang lulus dapat menjalankan tugas dengan semestinya. Karena, banyak teman-teman yang lainnya yang belum beruntung.

“Syukuri dan jalankan tugas nantinya dengan baik,” ungkapnya.

Adapun nama-nama peserta yang lulus CPSN Muratara, bisa dilihat dan download di sini.

Sementara itu Kepala  BKPSDM  Kabupaten Mura, H Rudi Irawan melalui Kabid Pengangkatan dan Pemberhentian BKPSDM Mura, Weltinus menjelaskan pengumuman kelulusan CPNS akan diumumkan di Website BKSDM Mura sekitar pukul 23.30 WIB.

“Dari 255 formasi yang masuk 254, hanya ada 1 formasi yang kosong yakni Tenaga Kesehatan Sanitarian,” ungkapnya.

Untuk formasi Tenaga Kesehatan Sanitarian, memang ada yang daftar. Namun, lanjut Weltinus, pendaftar tidak lolos SKD, jadi ya tidak lulus.

“Untuk nilai tertinggi SKB diraih oleh peserta CPNS atas nama Riezky. Sedangkan jadwal pemberkasan akan dilaksanakan akhir November,” ungkapnya.

Dikatakan Weltinus, nantinya juga akan ada masa sanggah, jika ada uang mau komplain.

“Direncanakan  dari  BKN,  pertama kali CPNS akan masuk pada 1 Desember  2020, tapi sepertinya tidak terkejar, jadi paling cepat Januari 2021,”ungkapnya.

Adapun nama-nama peserta yang lulus CPSN Muratara, bisa dilihat dan download di sini.

 

Formasi Kosong CPNS 2019:

Kabupaten Musi Rawas

Tenaga Kesehatan Sanitarian

 

Kota Lubuklinggau 

Dokter Spesialis Bedah

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

Dokter Spesialis Mata

Dokter Spesialis Syaraf

Dokter sub spesialis obstetri dan ginekologi, Dokter spesialis penyakit dalam dan arsiparis

 

Kabupaten Muratara

Dokter Spesialis

Guru Muatan Lokal

Guru Bahasa Inggris.(*)

Sumber: Harian Pagi Linggau Pos

 

Rekomendasi Berita