oleh

Ini Harapan Guru di Rompok Terpencil Itu

LINGGAU POS ONLINE – Triantoro adalah guru di SDN Embang Baru lokal jauh di Sungai Minak Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Untuk menuju lokasi mengajar ia harus naik perahu ketek dari Embacang Baru, selama satu jam.

Berkaitan dengan Hari Guru Nasional ini, ia berharap pendidikan di Indonesia semakin maju. “Tentunya diawali dari semangat guru untuk melalukan gerakan perubahan, dalam artian guru lebih semangat dalam mengemban tugas sebagai pendidik,” jelasnya kepada linggaupos.co.id, Minggu (24/11/2015).

Menurut Triantoro, “Mengajar tidak hanya transfer of knowledge (transfer pengetahuan) tetapi lebih dari itu, yakni transfer of value (transfer nilai), sehingg agenerasi yang dilahirkan bukan hanya intelektual semata juga berahlak. Berikan pembelajaran yang “berarti” bagi peserta didik kita,” tegasnya.

Triantoro sendiri, menjadi guru di SDN Embacang Baru lokal jauh di rompok terpencil Sungai Minak, melalui Program Guru Garis Depan (GGD). Sungai Minak lokasinya terpencil, namun disana banyak anak-anak dari orang tua penyadap karet.

Dengan adanya lokal jauh disana, pendidikan untuk anak-anak tetap terjamin. Triantoro sendiri menginap di rompok tersebut, selain menggunakan perahu untuk menuju lokasi, jika air sungai sedang surut, ia mengendarai sepeda motor kendati medannya sangat berat dan waktu yang dibutuhkan hingga tiga jam. (*)

Rekomendasi Berita